Survei dilakukan pada 22 November hingga 2 Desember 2019. Survei itu dilakukan terhadap 810 responden di 17 kecamatan di Kabupaten Bengkayang. Hasilnya Sebastianus Darwis menempati urutan tertinggi untuk dipilih sebagai Bupati Kabupaten Bengkayang periode 2020-2024.
Direktur Eksekutif Nusakom Pratama Ari Junaedi menjelaskan metode survei itu dengan wawancara tatap muka terhadap responden yang dipilih secara acak atau multistage random sampling. Tingkat kepercayaan terhadap hasil survei sebesar 95 persen dan margin of error sebesar lima persen.
“Jika pemilihan dilaksanakan hari ini, sebanyak 21,43 persen responden menyatakan akan memilih Sebastianus Darwis. Jauh mengungguli calon-calon yang lainnya. Bisa dikatakan, Sebastianus Darwis melenggang menang tanpa pesaing berat di Pilkada Bengkayang,” jelas mantan Wakil Direktur Infokom Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin saat membedah hasil survei pilkada Kabupaten Bengkayang di Hotel Golden Tulip, Pontianak, siang kemarin.
Selanjutnya, peraih penghargaan Sertificate of Merit World Custom Organisation 2014 itu mengatakan dari hasil survei, Neneng Gidot yang merupakan adik dari Bupati Bengkayang justru menempati elektabilitas kedua yakni 5,71 persen dan Martinus Kajot yang memperoleh tingkat elektabilitas 3,57 persen.
Kemudian ada enam kandidat lainnya yang akan dipilih responden, yakni Moses Ahie (2,86 persen), Herman Ivo (2,86 persen), Darius Banding (1,43 persen), serta Yohanes, Kristianus Anyim dan R.E. Nyarang yang masing-masing memiliki tingkat elektabilitas 0,71 persen.
Lalu tiga nama lain yang turut disurvei, yakni Kompol Rurakhmad, Irwan dan Libertus Hansen. Tingkat elektabilitas ketiga nama itu 0 persen. Untuk posisi wakil bupati, nama Syamsul Rizal dari Golkar bertengger di peringkat pemuncak dengan 7,86 persen diikuti Andi Max 5,71 persen serta Yohanes Pasti & Eddy yang sama-sama meraup 5 persen.
“Dari hasil survei, sebanyak 17,14 persen responden menyatakan masih rahasia atas pilihan calon bupati Bengkayang,” kata dia.
Namun demikian dari 17,14 persen responden yang menyatakan rahasia itu, mayoritas menyatakan akan memilih Sebastianus Darwin. “Diadu dengan masing-masing kandidat lain (head to head), Darwis tetap perkasa dan tidak ada lawan. Simulasi pasangan antar kandidat juga menunjukan duet Sebastianus Darwis - Syamsul Rizal masih terap digdaya,” jelas pengajar Pascasarjana di Universitas Indonesia (UI) dan pembimbing disertasi di Universitas Padjadjaran (Unpad) ini.
Dalam pertanyaan lanjutan kepada para responden yang menyatakan rahasia muncul lima nama yang bakal dipilih. Sebanyak 17,86 persen responden mengaku akan memilih Sebastianus Darwis, kemudian Yohanes (5 persen), Neneng Gidot (2,86 persen), Darius Banding (1,43 persen), dan Kristianus Anyim (0,71 persen).
Tim survei Nusakom Pratama, dijelaskan Ari Junaedi, juga menemukan fakta bahwa tingkat pengetahuan masyarakat akan pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Bengkayang pada September 2020, cukup tinggi. Sebanyak 93 persen responden mengatakan tahu kalau Pemilukada Bengkayang dilaksanakan pada September 2020.
“Selain itu animo masyarakat untuk ikut memilih cukup tinggi,” jelas Ari Junaedi.
Hal ini menurut pendiri Universitas Pertamina, Jakarta ini membuka peluang para kandidat untuk merebut suara masyarakat yang masih terbuka, yakni 42,86 persen masyarakat mengatakan tidak tahu atau tidak menjawab calon bupati yang akan dipilihnya.
“Perlu strategi khusus dari tim pemenangan kandidat untuk memenangkan Pemilukada Bengkayang tahun 2020 ini,” ujarnya. (mse/r) Editor : Nurdin Wahyudi