Selain itu, prajabatan juga sebagai dasar untuk membentuk sikap antikorupsi sekaligus mendorong percepatan pemberantasan korupsi di Bengkayang. Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pembukaan prajabatan ini agar CPNS memahami ketentuan kepegawaian dan mencetak pola pikir ASN sebagi pelayan masyarakat.
Pelaksaan prajabatan, lanjutnya, sudah diatur dalam amanat Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 yang tersirat bahwa setiap PNS berhak untuk mengembangkan kompetensi pemerintah melalui unit kerja. Setiap tahun Pemkab Bengkayang memberikan kesempatan kepada PNS yang memiliki kinerja yang baik untuk mengembangkan kompetensi teknis maupun manajerial dalam bentuk diklat dan pelatihan teknis.
"Saya mengimbau kepada CPNS agar nantinya harus bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang lebih baik dan bermutu," pesan Darwis.
Ia juga meminta agar CPNS mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat pemersatu bangsa sebagai wujud dari pengamalan Pancasila dan UUD 45 untuk membentuk sosok PNS yang profesional serta berkarakter.
"Saya meminta sebagai CPNS harus menunjukkan komitmen dalam mengikuti pelatihan dasar juga dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di tempat tugas masing-masing. Saya tekankan kepada CPNS jangan mengajukan pindah-pindah sebelum melaksanakan tugas di wilayah Kabupaten Bengkayang selama 10 tahun pengabdian," tegasnya.
Dalam moment tersebut, Darwis juga mengusulkan kepada BKDPSDM ke depan agar dibuka atau diusulkan formasi hukum dan teknik sipil, pertanian dan perikanan.
"Harapan kami CPNS di lingkungan Pemkab Bengkayang memiliki integritas, loyalitas, moralitas, dan ketekunan yang tinggi sebagai PNS nantinya," tutup Darwis.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kabupaten Bengkayang, Gerardus menyampaikan yang mengikuti pelatihan dasar adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan III kali ini dikhususkan untuk formasi guru. Ada 40 peserta yang mengikuti kegiatan secara tatap muka.
"Tujuannya adalah pembentukan karakter CPNS dan tentunya berkaitan dengan bela negara nanti kita melibatkan dari pihak TNI dan pelatihan fisik," tegasnya.
Para CPNS diharapkan dapat mengabdi secara baik dan telaten di Kabupaten Bengkayang. "Seperti yang disampaikan Bapak Bupati Bengkayang betahlah tugas di Bengkayang. Jangan nanti Bengkayang ini hanya dijadikan sebagai batu loncatan untuk mendapatkan NIP atau untuk dapat status sebagai PNS," terangnya.
"Setahun dan dua tahun kemudian, dengan berbagai macam alasan akhirnya minta pindah ke luar daerah walaupun memang kita di Pemkab Bengkayang ini sebenarnya sudah ada aturan terkait dengan mutasi keluar daerah," pungkasnya. (sig) Editor : Super_Admin