Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pandemi, Kunjungan Riam Berawan Turun Tajam

admin2 • Kamis, 26 Agustus 2021 | 12:50 WIB
ada foto: Antonius
ada foto: Antonius
BENGKAYANG-Pengelola objek wisata di Kabupaten Bengkayang mengeluhkan adanya pembatasan selama Pandemi Covid-19, yang membuat tingkat kunjungan ke berbagai lokasi wisata menurun signifikan.

Seperti misalnya objek wisata Riam Berawan, yang terletak di Dusun Melayang, Desa Sahan, Kecamatan Seluas. Objek Wisata air terjun ini sebelumnya meruapak salah satu tujuan wisatawan dari luar Kabupaten Bengkayang.

Akan tetapi hal tersebut berubah drastis seiring pembatasan yang kerap dilakukan selama pandemi covid-19 berlangsung, selama lebih dari setahun kebelakang. Alhasil, sepinya kunjungan wisatawan ke Riam Berawan juga berdampak pada penurunan pendapatan masyarakat pengelola riam tersebut, lantaram lokasi wisata tersebut telah beberapa kali memberlakukan buka tutup selama pandemi berlangsung.

“Ini merupakan dampak dari penyebaran Covid-19 yang tak bisa kita elakkan. Kondisi ini sudah berlangsung dalam kurang lebih dua tahun terakhir,” kata Pelaku Wisata Riam Berawan, Antonius, Rabu (25/8).

Bahkan, kata Antonius, penurunan pendapatan juga sangat drastis dikala pandemi covid-19 berlangsung. Hampir 70 persen, pihaknya hanya mengandalkan wisatawan lokal.

“Tentunya kalau seperti ini terus kedepan dapat mempersulit kami dalam hal mengelola riam berawan. Selain itu, kami tentunya juga sangat berharap situasi pandemi segera berakhir,” harapnya.

Ia menyebut, pembatasan kunjungan tersebut dimaklumi. Akibatnya, omset objek wisata yang cukup terkenal di Bengkayang itu tak signifikan.

“Kita paham tujuannya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Saat ini, Riam Berawan hanya dapat dikunjungi oleh warga sekitar dan setempat,” terangnya.

Dikatakannya, penurunan pendapatan pada sektor wisata di Kabupaten Bengkayang merata terjadi. Bahkan, lanjutnya, penetapan status zona merah untuk Kabupaten Bengkayang menyebabkan semua sektor ikut terimbas, termasuk wisata.

“Instruksi dinas terkait, apabila Kabupaten Bengkayang memasuki zona orange dan merah, sejumlah objek wisata mesti ditutup,” ungkapnya.

“ Walaupun begitu, kampanye untuk memasarkan objek wisata ini (riam berawa) tetap terus dilakukan, sembari menunggu situasi membaik dan objek wisata bisa dapat dibuka kembali,” pungkasnya. (sig) Editor : admin2
#Pembatasan selama Pandemi