Menanggapi hal tersebut, salah satu unsur tokoh masyarakat kabupaten Bengkayang, Yulius Heri berharap pembangunan tersebut dapat memberikan positif bagi kehidupan masyarakat, terutama dari sisi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dan daerah.
Disamping itu, dia juga berharap wacana pembangunan terminal tipe B Bengkayang tersebut mesti segera diwujudkan.
Menurutnya, pembangunan terminal sendiri bisa dijadikan sebagai salah satu sarana penunjang pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang yang ditargetkan rampung dan diresmikan pada bulan Juli Tahun 2022.
“Selain untuk pembangunan penunjang PLBN. Diharapkan terminal tipe B tersebut, dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar dan pendapatan daerah,” jelasnya, Minggu (10/10).
Heri mengharapkan, pembangunan tersebut dapat direalisasikan sesuai target yang ditentukan, dan lokasi pembangunan sudah dikaji dengan cermat. Hal tersebut perlu dilakukan agar kebermanfaatannya dapat dirasakan masyarakat dengan waktu yang panjang.
“Apabila terminal tersebut sudah terealisasi, berharap UMKM masyarakat sekitar dapat meningkat,” katanya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus menilai wacana pembangunan terminal angkutan umum tipe B Bengkayang yang sebelumnya telah digemborkan dibangun perlu dikaji secara mendalam. Hal itu perlu dilakukan guna mengetahui bagaimana manfaat kehadiran terminal terhadap kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Fransiskus menyebut, kajian tersebut mesti dilakukan dengan baik. Sebab, sambungnya, akan dimanfaatkan tak hanya untuk satu atau dua tahun saja. Melainkan sepanjang masyarakat membutuhkannya. “Perlu dikaji lebih mendalam, baik teknis dan lokasi dan perencanaannya,” katanya.
Dirinya tak menginginkan, terminal tersebut dibangun dalam sekejap dan terkesan asal jadi, tanpa adanya kajian akademis daripada fungsi pemanfaatannya. Terutama dilirik dari dampak lingkungan dan ekonomi. “Jangan asal membangun tetapi tidak ada kajian yang jelas,” tegasnya.
Menurutnya, apabila nantinya terminal tipe B tersebut telah terealisasi, harus menimbulkan dampak positif dari berbagai sisi. Baik dari kemudahan sarana untuk transportasi umum, maupun untuk perekonomian, seperti timbul peluang usaha bagi masyarakat, terutama UMKM.
“Tentunya apabila ini terjadi, masyarakat akan terbantu. Untuk itu lokasi mesti strategis, perlu kajian mendalam oleh pihak terkait,” jelasnya.
Sebagai informasi, diketahui realisasi pembangunan terminal tipe B Bengkayang tersebut direncanakan akan dibangun pada tahun 2022 tahun depan. Sementara untuk letaknya, terminak tersebut direncanaakn bakal berada pada lahan balai penyuluhan pertanian milik Provinsi Kalimantan Barat di BP2, Jl. Pertanian, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang. (sig) Editor : admin2