Terkait itu, Kapolsek Sanggau Ledo, Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo mengatakan bahwa apel tersebut merupakan agenda rutin yang dilakasanakan di wilayah hukum mereka. Berbarengan dengan apel tersebut, sambung Kapolsek, juga dilakukan briefing, sekaligus evaluasi dari kegiatan yang sebelumnya telah dilakukan sembari menyusun Rencana kegiatan ke lapangan.
"Termasuk untuk membahas kesiapan tim yang bertugas melakukan observasi lahan masyarakat yang sudah di tebas tebang," kata Kapolsek.
Kapolsek juga mengatakan bahwa dari hasil pengamatan tim, kondisi cuaca dan pengolahan data dari AWS/SPBK bahwa dalam beberapa hari ke depan, wilayah Kecamatan Sanggau Ledo bakal mengalami cuaca yang telatif stabil. Yakni, digambarkan dia, pada pagi cerah berawan, siang cerah berawan, serta sore mengalami hujan dengan intensitas sedang.
"Dari laporan tersebut bisa dilihat bahwa Kecamatan Sanggau Ledo berpotensi mengalami kebakaran lahan. Begitu pula untuk kadar air serasah sedang, tingkat kekeringan sedang," ungkapnya.
Sedangkan Pengamatan Kondisi Cuaca dan Pengolahan Data HS/Pemadaman, Kapolsek mengungkapkan bahwa jumlahnya sampai saat ini masih nihil. Begitu pula untuk kondisi Groundchek HS dan pemadaman yang sampai saat ini, menurut dia, belum terdata.
"Secara pengamatan visual, Desa Pisak masih aman dari kejadian kebakaran hutan dan lahan. Karena adanya hujan intensitas rendah hingga tinggi di Dusun Dawar, Desa Pisak," ujar Bhanu
Setelah melaksanakan apel dan melakukan obsevasi, Kapolsek mengungkapkan bahwa tim juga melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat di Dusun Dawar, yang berbatasan langsung dengan Cagar Alam Gunung Nyiut. Terutama bagaimana mereka menyosialisasikan tentang bahaya dan dampak karhutla. Mereka juga mengajak masyarakat untuk bersama sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
"Termasuk untuk mengedukasi terkait langkah penanggulangan dini apabila terjadi kebakaran di wilayah lahan dan hutan di wilayah Desa Pisak," ucapnya.
"Kegiatan tersebut rutin kami laksankan walapun pada saat sekarang masuk musim penghujan dan kami juga menghimbau kepada masyarakat akan pentingnya menjalankan prokes yang telah di anjurkan oleh pemerintah demi mencegah penularan Covid-19 dan wajib mengikuti vaksin," tutup Bhanu. (Sig) Editor : admin2