Pertama, satu unit mobil jenis truk dengan nomor polisi (nopol) KB 9697 G, kemudian satu unit mobil minibus dengan nopol KB 1099 KD, serta satu unit mobil pikap dengan nopol KB 8386 K.
Dikonfirmasi terkait kejadian itu, Kapolres Bengkayang AKBP Bayu Suseno melalui Kasat Lantas, Iptu Sangidun, turut membenarkan terkait tragedi tersebut.
Menurut keterangan saksi yang mereka himpun di TKP, kejadian tersebut bermula saat truk melaju dari arah bengkayang menuju Sanggau Ledo dengan kecepatan tinggi. Di tengah perjalanan, tepatnya di lokasi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang jalannya termasuk tikungan tajam, mobil tersebut, menurut Kasat Lantas kehilangan kendali dan terlempar ke arah kanan jalan (arah Sanggau Ledo – Bengkayang). Di waktu bersamaan, digambarkan dia, dari arah Sanggau Ledo menuju Bengkayang, melaju dengan kecepatan sedang sebuah minibus dan juga pikap.
"Karena jarak yang sudah dekat dan mobil truk kehilangan kendali, menyebabkan truk tersebut menabrak bagian sebelah kanan mobil minibus. Kemudian tabrakan kembali terjadi saat mobil truk yang tak dapat dikuasai, menabrak kali kedua ke bagian depan mobil pikap dengan nopol KB 8386 K," paparnya saat dikonfirmasi, Rabu (27/7) di Bengkayang.
Akibat dari kecelakaan tersebut, kata Sangidun, minibus mengalami kerusakan parah pada bagian kanan. Sementara, dia menambahkan, pikap serta truk mengalami kerusakan pada bagian depan.
Di sisi lain, dia juga menjelaskan kondisi cuaca ketika kejadian nahas itu terjadi sedang dalam keadaan cerah dan arus lintas tengah melengang.
"Total ada delapan orang dari tiga mobil yang terlibat dalam kejadian ini. Sedangkan yang meninggal dunia ada dua, di antaranya pengemudi mobil pikap dan satu lagi penumpang di mobil minibus," ungkapnya.
"Sementara untuk enam lainnya, satu tercatat mengalami luka berat, dua luka ringan, dan tiga orang tidak mengalami luka," timpalnya.
Lebih jauh, Kasat Lantas merincikan kerugian yang tercatat sampai saat ini, setidaknya peristiwa tersebut menyebabkan tak kurang dari Rp40 juta. (Sig) Editor : Syahriani Siregar