Hal tersebut bahkan sudah disampaikan langsung oleh Bupati Bengkayang kepada Presiden Joko Widodo secara langsung, pada saat kunjungan Presiden RI ke Pasar Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang.
“Saat Presiden Bapak Joko Widodo berkunjung ke Bengkayang kemarin, saya sudah sampaikan langsung terkait kemajuan pembangunan PLBN Jagoi Babang yang saat ini sudah menyentuh 88 persen," jelas Bupati Darwis, Kamis (11/8).
"Kami berharap nantinya PLBN Jagoi Babang bisa juga bisa diresmikan secara langsung oleh Presiden nantinya," timpal Bupati Darwis.
Sementara sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkayang, Fransiskus mengatakan kehadiran PLBN tersebut sekaligus mengartikan bahwa Kabupaten Bengkayang menjadi salah satu daerah di Kalimantan Barat yang mendapat perhatian sekaligus prioritas dalam hal pembangunan oleh pusat.
“Hal ini tentu tak lepas dari letak geografis kita yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Secara tak langsung PLBN tentu menjadi batas resmi pintu masuk oleh kedua negara yakni Indonesia dan Malaysia,” ucapnya.
Berkaitan akan dibukanya PLBN kelak, ia meminta agar Pemda Bengkayang untuk aktif memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayah perbatasan seperti di antaranya Jagoi Babang, Siding, serta kecamatan penyangga yakni Seluas.
“Jadi kami minta agar edukasi dan motivasi ini dimaksimalkan agar masyarakat siap bersaing dengan hadirnya PLBN di tengah-tengah mereka. Tentunya bersaing yang kita maksud adalah bersaing dalam berbagai hal yang bermakna positif, seperti peningkatan ekonomi,” pungkasnya. (Sig) Editor : Misbahul Munir S