Resmi Dilantik
BENGKAYANG – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Bengkayang menargetkan setiap kecamatan nantinya akan ada perguruan karate yang berada langsung di bawah naungan kepengurusan Inkai. Hal tersebut diungkapkan Ketua Inkai Kabupaten Bengkayang periode 2023-2026, Yulius Heri, usai dilantik, di Aula lantai V Kantor Bupati Bengkayang, Selasa (27/6).
"Untuk awal kita kejar di empat Kecamatan, pertama di Kecamatan Bengkayang Kota. Kemudian tiga Kecamatan lain adalah yang terdekat, diantaranya Kecamatan Teriak, Lumar, dan Sungai Betung," paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yulius, menjelaska, Inkai Bengkayang ke depan bakal memprioritaskan program tertentu yang telah dibagi dalam jangka pendek dan jangka panjang. "Dan program pertama dan terutama yang kita lakukan adalah untuk mengurus atlet yang akan dipersiapkan untuk ajang-ajang bergengsi," ungkap Heri.
Dia juga menjelaskan, program jangka pendek Inkai Bengkayang masa jabatan 2023 – 2026 adalah untuk mengembangkan keberadaan Inkai di 17 kecamatan se-Kabupaten Bengkayang.
Pihaknya sendiri akan gencar melakukan sosialisasi untuk mendapat respons positif dari masyarakat terkait kehadiran Inkai. Terutama, sambungnya, untuk menjaring potensi yang bakal dijadikan atlet-atlet ke depannya.
"Salah satu yang utama adalah dengan masuk ke sekolah-sekolah lewat program ekstrakulikuler. Kita akan kejar itu," tegasnya.
Sementara program jangka panjang, Heri menjelaskan bahwa pihaknya akan menyinergikan keberadaan Inkai Bengkayang dengan kepengurusan Inkai Provinsi Kalbar. Langkah ini, menurutnya, penting dilakukan guna membantu menata dan mengembangkan Inkai di Kabupaten Bengkayang.
"Kita juga sangat berharap bimbingan dan dukungan dari semua pihak, termasuk Pemda Bengkayang melalui KONI atau Forki selaku yang bertanggungjawab sekaligus induk cabor seni bela diri," paparnya.
Dia juga berharap kehadiran Inkai di Kabupaten Bengkayang bisa berdampak positif pada kehidupan, khususnya generasi penerus bangsa di Bumi Sebalo. Terlebih, lanjutnya, Kabupaten Bengkayang merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. “Sehingga besar pula potensi anak-anak generasi penerus yang bisa dengan mudah dipengaruhi barang haram, seperti narkoba dan sebagainya," ucapnya. "Maka dari itu, dari sini kita akan sosialisasi dan ajak generasi muda untuk memulai hidup positif dengan olahraga, khususnya kalau di Inkai melalui karate," tandasnya.
Kepengurusan Inkai Kabupaten Bengkayang masa bakti 2023 – 2026 secara resmi dilantik. Pelantikan tersebut dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Bengkayang Syamsul Rizal dan diikuti oleh seluruh pengurus Inkai Bengkayang.
Sementara itu, Wakil Ketua I Inkai Provinsi Kalbar yang juga merupakan Kazidam Xll/Tpr Kolonel Czi Kholid Firdaus berharap, hadirnya Inkai Kabupaten Bengkayang bisa menjadi wadah untuk menampung kawula muda berbakat di bidang bela diri, khususnya karate. "Semoga lebih handal dalam segala hal. Saya yakin Inkai semakin berkembang dengan meningkatkan prestasi. Ada beberapa tugas yang harus dilakukan pengurus organisasi, karena pengurus adalah orang pilihan," paparnya.
Dia juga meminta agar Inkai Bengkayang mampu menampung atlet maupun calon atlet yang berkualitas. Dia juga meminta agar Inkai Bengkayang 2023 – 2026 bisa menciptakan kepengurusan yang solid dan dapat mewujudkan prestasi.
"Terima kasih kepada Pemda telah berikan kami kesempatan untuk bisa melakukan pelantikan pengurus Inkai. Kepada pengurus Inkai Bengkayang, saya berpesan untuk bisa saling berkomunikasi sehingga Inkai dapat melahirkan atlet yang bisa mengangkat nama daerah Bengkayang," paparnya.
Di tempat yang sama, Wakil Bupati (Wabup) Bengkayang, Syamsul Rizal berharap kehadiran pengurus Inkai dapat membangkitkan semangat atlet di cabor karate untuk berprestasi. Dia juga meminta pengurus Inkai Bengkayang masa jabatan 2023 – 2026 untuk bersinergi dengan organisasi lain untuk saling bekerja sama menuju prestasi demi mengharumkan nama Kabupaten Bengkayang.
"Saya minta kepada pengurus periode 2023 – 2026 untuk mengutamakan kebersamaan. Jangan sampai mudah terpecah belah dengan latar yang berbeda beda atau apapun alasannya," pungkasnya. (Sig) Editor : Misbahul Munir S