Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kantor Desa Suka Damai Disegel Warga

Misbahul Munir S • Jumat, 7 Juli 2023 | 13:12 WIB
DISEGEL :  Kantor Desa Suka Damai disegel oleh peserta aksi unjuk rasa, Rabu (5/7) siang. IST
DISEGEL : Kantor Desa Suka Damai disegel oleh peserta aksi unjuk rasa, Rabu (5/7) siang. IST
Tuntut Kades Diberhentikan dari Jabatan

BENGKAYANG - Ratusan masyarakat di Desa Suka Damai, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Desa Suka Damai, pada Rabu (5/7) siang. Bahkan dalam aksi tersebut, masyarakat turut menyegel kantor Desa Suka Damai, dengan tujuan untuk menyampaikan tuntutan agar Kepala Desa (Kades) saat ini mengundurkan diri dari jabatan.

Koordinator aksi unjuk rasa, Yosef menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Suka Damai tersebut, merupakan bentuk mosi tidak percaya oleh masyarakat kepada Kades Suka Damai, yang saat ini dijabat oleh Petrus.

Tuntutan tersebut diungkap Yosef, dengan alasan Pemerintah desa dinilai tidak berpihak dan menunjukkan kinerja yang tak memihak kepada masyarakat.

"Ada beberapa tuntutan yang kami (peserta aksi) layangkan," ucap Yosef.

Dia pun merinci beberapa poin yang menjadi tuntutan masyarakat, diantaranya pertama meminta untuk kepala desa untuk mengundurkan diri dari jabatan Kades.

"Hal ini kami lontarkan, karena menduga adanya penyelewengan anggraan desa serta tidak adanya keberpihakan kepada masyarakat," jelasnya.

Selanjutnya, Yosef menilai pemerintah desa dibawah kepemimpinan Petrus tak menunjukkan transparansi terkait dengan penggunaan anggaran desa tahun 2022. Kemudian, peserta aksi menjelaskan hal penting lain adalah tidak ada permusyawarahan terkait dengan pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa, serta dianggap semena-mena dengan mengangkat anak kandung menjadi bagian dalam perangkat desa.

"Begitu pula untuk penggunaan anggaran yang tidak jelas kegunaannya dalam berbagai pelaksanaan pekerjaan fisik di tingkat desa, dengan pagu dana desa," paparnya.

"Kemudian kami juga resah, karena yang bersangkutan (Kades Suka Damai) kerap bertindak semena-mena terhadap masyarakat, seperti pembuatan surat/administrasi kepada masyarakat dengan wajib memberikan biaya administrasi," timpalnya.

Lebih jauh, dirinya berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda), khususnya Bupati Bengkayang untuk turut menindaklanjuti tuntutan yang dilayangkan masyarakat Desa Suka Damai.

"Kami mohon dengan sangat kepada Bupati Bengkayang selaku kepala daerah untuk mengambil sikap untuk memberhentikan Kades Suka Damai. Turunkan, dan mohon di proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tutupnya.

Terpisah, Kapolres Bengkayang, AKBP Bayu Suseno memastikan pihaknya melalui jajaran Polsek Ledo turut melakukan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan masyarakat tersebut.

"Personel kita dari Polsek Ledo bersama Koramil Ledo dan Sat Pol PP juga ada saat aksi berlangsung. Pengerahan personel kita lakukan untuk memastikan aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat berjalan aman dan kondusif," ungkapnya saat dimintai keterangan.

Dia juga memastikan, selama aksi unjuk rasa yang memakan waktu kurang lebih satu setengah jam tersebut berlangsung, semua berjalan aman dan tertib.

Kapolres turut membenarkan, berdasarkan laporan yang diterima bahwa aksi tersebut dilakukan masyarakat, lantaran ada beberapa hal yang dianggap menjadi keresahan oleh masyarakat terhadap kepemimpinan Kades setempat. Sehingga, kata dia, masyarakat ingin Kades yang saat ini dijabat oleh Petrus, segera diberhentikan.

"Memang ada penyegelan oleh masyarakat terhadap kantor desa Suka Damai. Masyarakat juga melarang Pemdes untuk melakukan aktivitas di Kantor Desa. Termasuk, Kepala Desa dilarang masuk kerja atau dilarang masuk kantor.

Berkenaan dengan itu, Kapolres menilai perlu dilakukan koordinasi serta penggalangan terhadap Masyarakat Desa Suka Damai serta Kepala Desa Suka Damai dalam mencari solusi terkait permasalahan yang terjadi kedepannya.

"Termasuk pula koordinasi dengan pihak Pemerintahan Kecamatan Ledo maupun Pemerintah Kabupaten Bengkayang," pungkasnya. (Sig) Editor : Misbahul Munir S
#diberhentikan #kantor desa #Desa Suka Damai #Disegel Warga #Tuntut Kades