Atlet IPSI Bengkayang Raih Prestasi di Kejuaraan Piala Pangdam II
Aristono Edi Kiswantoro• Minggu, 1 Juni 2025 | 19:50 WIB
PRESTASI: Atlet IPSI Bengkayang harumkan nama daerah di Kejuaraan Piala Pangdam II.
BENGKAYANG – Para atlet seni bela diri dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bengkayang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Piala Pangdam II yang digelar pada 28–31 Mei 2025.
Event bergengsi ini diikuti oleh hampir seribu peserta dari berbagai provinsi, termasuk Kalimantan Barat, dengan kategori seni dan tarung untuk kelompok usia dini, pra-remaja, remaja, hingga dewasa. Para atlet dari IPSI Bengkayang yang juga binaan Perguruan Rajawali Putih Cabang Bengkayang ini sukses meraih juara satu dan dua dalam sejumlah kategori.
Ketua IPSI Kabupaten Bengkayang, Lina Febriani, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian yang diraih oleh para atlet binaannya.
“Ajang ini merupakan kesempatan besar untuk mengembangkan bakat dan minat atlet dalam seni bela diri pencak silat. Selain sebagai sarana untuk mengukur kemampuan, kejuaraan ini juga menjadi momen penting dalam membangun rasa bangga pada diri atlet, orang tua, perguruan, dan sekolah,” ujarnya.
Sejumlah sekolah di Bengkayang yang menjadi basis pembinaan atlet pun mencatatkan nama-nama peraih prestasi.
Di antaranya: SDN 09 Rangkang Bengkayang: Keano dan Muna (alias Jojo), dan Adiba. Kemudian SDN 04 Bengkayang: Fitri dan Afika. Selanjutnya SDN 02 Bengkayang ada Khenand. Sedangkan SMP Negeri 1 Bengkayang ditorehkan Maura.
Menurut Lina, keberhasilan para atlet ini tak lepas dari dukungan orang tua dan peran aktif para pelatih serta sekolah yang telah membuka ruang bagi kegiatan ekstrakurikuler pencak silat.
Ia berharap, semakin banyak sekolah di Kabupaten Bengkayang yang menyelenggarakan ekstrakurikuler pencak silat sebagai wadah pembinaan atlet sejak dini.
“Saya sendiri ikut turun langsung melatih di beberapa sekolah. Dari sana, kami berhasil menemukan banyak bibit unggul. Ini membuktikan bahwa jika diberikan ruang dan dukungan, anak-anak kita mampu berprestasi tinggi,” tambahnya.
Lina juga mengajak seluruh perguruan di bawah naungan IPSI Bengkayang untuk terus menjalin komunikasi dan memperkuat kebersamaan demi kemajuan pencak silat di daerah tersebut.
Ia berharap KONI Kabupaten Bengkayang turut berperan aktif dalam mendukung perkembangan olahraga pencak silat.
“Prestasi tidak bisa dicapai sendirian. Butuh kebersamaan, komitmen, dan dukungan dari semua pihak. Kami dari IPSI siap membantu mencarikan solusi bagi atlet yang serius ingin mengembangkan diri,” tegasnya.
Dengan pencapaian ini, IPSI Bengkayang optimistis akan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional di masa mendatang. (ars)