Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Bengkayang Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Ramah Anak

Hari Kurniathama • Kamis, 24 Juli 2025 | 10:26 WIB
Ilustrasi sekolah ramah anak
Ilustrasi sekolah ramah anak

PONTIANAK POST - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang menegaskan komitmennya dalam mendorong sistem pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan bermutu di seluruh wilayah kabupaten. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono, dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang berlangsung serentak di Bengkayang, Rabu (23/7).

“Momen ini kita manfaatkan untuk menciptakan ruang pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Kami dorong terciptanya pendidikan yang ramah anak, inklusif, dan berkualitas untuk semua,” ujar Heru.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya akselerasi layanan pendidikan berkualitas, sekaligus menjadi pijakan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta strategi pendidikan lima tahun ke depan yang berbasis data. “Kami ingin memastikan bahwa setiap program pendidikan dibangun di atas dasar yang kuat dan terukur demi tercapainya target pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bengkayang,” katanya.

Dalam rangka memperingati HAN 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkayang juga menggelar kegiatan “Pertemuan Ceria” secara serentak di seluruh sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemensikdasmen), yang bertujuan membangun semangat kebersamaan dan kesehatan anak sejak usia dini.

Rangkaian acara meliputi Senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta doa bersama yang dilakukan secara serempak di satuan pendidikan. “Kegiatan ini selaras dengan implementasi SKB Tiga Menteri, yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Menteri Agama,” jelas Heru.

Ia menambahkan, pelaksanaan Pertemuan Ceria juga sejalan dengan tema Hari Anak Nasional 2025, yakni “Anak Hebat, Indonesia Kuat untuk Generasi Emas 2045.” Menurutnya, pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga kesehatan fisik dan kecukupan gizi, yang merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi unggul di masa depan. “Anak-anak Indonesia harus sehat dan bergizi baik, agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan,” ujarnya. (har)

Editor : Hanif
#bengkayang #pendidikan inklusif #berkualitas #dinas pendidikan #ramah anak #Komitmen #Wujudkan Pendidikan Bermutu