PONTIANAK POST - Sebanyak 147 pegawai resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 Tahap II dari Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis. Penyerahan SK dilakukan Kamis (19/9) dan menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Bengkayang.
Para penerima SK terdiri atas 90 tenaga teknis, 47 guru, dan 10 tenaga kesehatan. Bupati Darwis menegaskan pengangkatan ini bukan hanya momen bahagia, tetapi awal tanggung jawab besar.
“Momentum ini harus dimaknai sebagai awal pengabdian. Pemerintah membutuhkan aparatur dengan integritas dan semangat pejuang, bukan sekadar pelaksana,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa status PPPK bersifat kontraktual dan akan dievaluasi secara berkala. Karena itu, seluruh aparatur diminta menjaga disiplin, profesionalisme, dan menjauhi praktik pungli maupun perilaku buruk. Bupati juga menyoroti pentingnya etika bermedia sosial. “Setiap unggahan ASN bukan hanya opini pribadi, tetapi mencerminkan integritas sebagai abdi negara. Terapkan prinsip saring sebelum sharing, jangan ikut menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, atau konten negatif,” pesannya.
Dalam arahannya, Darwis juga menyinggung penyesuaian Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) 2025 dari KPK. Pemkab Bengkayang akan memperkuat pencegahan korupsi di bidang pengadaan barang/jasa, penganggaran, pelayanan publik, hingga manajemen ASN. Aparatur diminta mendukung Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025.
Selain itu, ia menyampaikan kebijakan terbaru BKN yang mulai 1 Oktober 2025 menetapkan kenaikan pangkat PNS dilakukan setiap bulan. Perubahan ini diharapkan mempercepat pengembangan karier ASN. Darwis juga mengingatkan kebijakan pemerintah pusat yang melarang pengangkatan tenaga non-ASN baru.
Kontrak bagi yang tidak memenuhi syarat tidak akan diperpanjang dan kepala perangkat daerah diminta menertibkan aturan sesuai ketentuan berlaku. “Saya berharap lahir aparatur yang mampu menjadi teladan masyarakat, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung pembangunan daerah melalui kinerja yang disiplin, berintegritas, dan profesional,” pungkasnya. (har)
Editor : Hanif