PONTIANAK POST- Gudang bahan pangan milik Polri berkapasitas 1.000 ton mulai dibangun di Dusun Setia Usaha, Desa Sinar Tebudak, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada di wilayah perbatasan.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari program nasional penguatan ketahanan pangan yang dilaksanakan Kepolisian Republik Indonesia di sejumlah daerah strategis penghasil komoditas pangan.
"Gudang ini sebagai upaya memperkuat swasembada pangan dan mendukung penyimpanan hasil pertanian masyarakat," ujar Syahirul di Bengkayang, Minggu.
Menurut dia, keberadaan gudang itu diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya petani jagung, dalam menjaga kualitas hasil panen sekaligus mendukung kelancaran distribusi pangan di daerah.
Ia menilai fasilitas penyimpanan yang memadai akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas pasokan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.
“Gudang ini diharapkan dapat membantu petani dalam menjaga kualitas hasil panen serta memperkuat distribusi pangan sehingga berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Syahirul menambahkan pembangunan gudang pangan tersebut juga mencerminkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, Bulog, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Gudang dibangun di kawasan Desa Sinar Tebudak yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah penyangga sektor pertanian di Kabupaten Bengkayang.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambungan virtual bersama Presiden RI Prabowo Subianto, Sabtu (16/5), menyampaikan Polri sebelumnya telah membangun 18 gudang penyimpanan pangan di 12 provinsi.
“Groundbreaking secara serentak pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri sehingga total gudang ketahanan pangan Polri nantinya mencapai 28 unit dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton dan satu unit berkapasitas 10.000 ton,” kata Kapolri.
Ia menyebutkan seluruh pembangunan gudang ketahanan pangan tersebut ditargetkan rampung pada Juni 2026.
Kabupaten Bengkayang menjadi salah satu lokasi pembangunan gudang ketahanan pangan Polri di Kalimantan Barat bersama sejumlah daerah lain di Indonesia, di antaranya Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, Maluku Utara, dan Sulawesi Tenggara. (ant)
Editor : Basilius Andreas Gas