PONTIANAK POST- Pemerintah Kabupaten Bengkayang memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik guna meningkatkan efektivitas pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal mengatakan penguatan tata kelola desa menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan di tingkat desa berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan mendukung program pembangunan daerah secara menyeluruh.
"Kegiatan ini menjadi forum evaluasi capaian sekaligus penyamaan langkah pemerintah daerah bersama pemerintah desa dalam memperkuat pelaksanaan pembangunan di tingkat paling bawah sebagai ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat," ujarnya dalam rapat koordinasi dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa tahun 2026 di Bengkayang, Kamis.
Menurut dia, tantangan penyelenggaraan pemerintahan desa saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut peningkatan kapasitas aparatur, kedisiplinan administrasi, dan pengelolaan keuangan desa yang sesuai dengan ketentuan.
Pemkab Bengkayang, lanjutnya, terus meningkatkan pembinaan dan pendampingan agar pemerintah desa mampu mengelola anggaran secara efektif, tepat sasaran, dan mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Pemerintahan desa adalah ujung tombak pembangunan. Oleh karena itu, kapasitas aparatur, tata kelola, dan akuntabilitas harus terus kita tingkatkan agar program benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Syamsul juga meminta seluruh perangkat desa untuk aktif mengikuti setiap sesi evaluasi dan diskusi dalam rapat koordinasi tersebut. Ia menekankan pentingnya penerapan hasil pembahasan di masing-masing desa agar peningkatan kualitas tata kelola dapat diwujudkan secara nyata.
Selain itu, ia menyoroti perlunya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah desa dan perangkat daerah dalam memperkuat pengawasan, meningkatkan pendapatan asli desa, serta mengoptimalkan program perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi perangkat desa.
"Kita berharap tercipta kesamaan persepsi dalam tata kelola pemerintahan desa, sehingga pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bengkayang dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. (ant)
Editor : Basilius Andreas Gas