Pasar Sungai Duri Bengkayang Jadi Arang, 119 Warga Terdampak, Kerugian Ditaksir Rp70 Miliar

Silvina • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:12 WIB
Kondisi bangunan yang hangus terbakar di Pasar Sungai Duri Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pasca kebakaran pada Kamis (20/8/2026) malam. (DOK ANTARA)
Kondisi bangunan yang hangus terbakar di Pasar Sungai Duri Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pasca kebakaran pada Kamis (20/8/2026) malam. (DOK ANTARA)

 

PONTIANAK POST – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (20/8) malam. Kobaran api menghanguskan puluhan bangunan dan menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp70 miliar.

Bukan hanya kerugian materiil, kebakaran tersebut juga berdampak terhadap puluhan keluarga yang tinggal di kawasan pasar. Sebanyak 39 kepala keluarga (KK) atau 119 orang tercatat terdampak akibat kebakaran tersebut.

50 Bangunan Ludes Dilalap Api

Baca Juga: 48 Ruko di Pasar Sungai Duri Bengkayang Terbakar, 60 Unit Damkar Dikerahkan

Berdasarkan laporan ANTARA, Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp70 miliar.

Nilai tersebut mencakup sekitar 50 unit bangunan atau ruko beserta barang-barang yang berada di dalamnya. Berbagai barang dagangan dan harta benda ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Bangunan yang dilalap api terdiri atas ruko, toko, warung, gudang hingga rumah pribadi. Di antaranya terdapat usaha sembako, elektronik, perabot rumah tangga, toko bangunan, toko emas, apotek, bengkel, warung kopi, dan sejumlah usaha lainnya.

Baca Juga: Kebakaran Lahan di TNGGP Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Tutup Seluruh Jalur Pendakian

Kondisi bangunan yang saling berdekatan membuat api dengan cepat membesar dan menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Sebagian besar bangunan juga disebut terbuat dari kayu dan merupakan bangunan lama.

33 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran diketahui warga sekitar pukul 18.30 WIB. Api pertama kali terlihat dari salah satu ruko di kawasan Pasar Sungai Duri, Jalan Wiraguna, Dusun Suka Damai, Desa Sungai Duri.

Baca Juga: Kebakaran 30 Hektare di Kaki Rinjani Berhasil Dikendalikan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pemantauan

Lokasi kebakaran berada di ruas jalan nasional yang menghubungkan Pontianak dengan Kota Singkawang. Setelah mengetahui kejadian tersebut, informasi kemudian diteruskan kepada Polsek Sungai Raya, Pemerintah Desa Sungai Duri, dan petugas pemadam kebakaran.

Proses pemadaman melibatkan pemadam kebakaran swadaya bersama masyarakat serta personel TNI-Polri. Bantuan juga berdatangan dari sejumlah wilayah untuk mengendalikan kobaran api yang semakin meluas.

Total 33 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan. Armada tersebut berasal dari Kabupaten Bengkayang, Singkawang, Mempawah, hingga wilayah lainnya.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Kecamatan Pontianak Tenggara, Sejumlah Titik Pernah Terbakar

Api Baru Padam Setelah Berjam-jam

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung berjam-jam. Tim gabungan harus bekerja sejak malam hingga dini hari untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.10 WIB, atau hampir 10 jam setelah kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca Juga: Bangkit Pasca-Musibah Kebakaran, Polsek Noyan Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok

Lamanya proses pemadaman membuat pengerahan armada terus dilakukan. Selain 33 unit kendaraan pemadam kebakaran, sebanyak 77 personel TNI-Polri turut diterjunkan untuk membantu pemadaman, mengamankan lokasi, mengatur lalu lintas, serta membantu warga menyelamatkan barang yang masih bisa diselamatkan.

Dalam kejadian tersebut, seorang warga bernama Fendi (33) sempat mendapat perawatan di RS Rubini Mempawah. Ia mengalami sesak napas setelah menghirup asap dan sempat pingsan, tetapi tidak ditemukan luka pada tubuhnya.

119 Warga Terdampak, Posko Disiapkan

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Ruko Jalan Dr Wahidin Pontianak: Bengkel hingga Toko Bangunan Ludes

Kepala Desa Sungai Duri Hariyanto mengatakan terdapat 119 warga dari 39 KK yang terdampak kebakaran. Jumlah tersebut terdiri atas 22 lansia, 12 balita, dan 85 orang dewasa.

Pemerintah Desa Sungai Duri telah menyiapkan posko di aula kantor desa untuk membantu warga terdampak. Sementara itu, lokasi kebakaran telah diamankan dan disterilisasi oleh kepolisian.

Polisi juga memasang garis polisi serta melakukan pendinginan terhadap puing-puing bangunan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Baca Juga: Delapan Ruko di Jalan dr Wahidin Pontianak Terbakar, Satu Petugas Terluka

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui sumber api dan faktor yang menyebabkan kebakaran. Jaringan listrik juga akan dikoordinasikan dengan PLN setelah proses penanganan di lokasi selesai.

Editor : Silvina
kebakaran Pasar Sungai Duri kebakaran Bengkayang 50 bangunan terbakar kerugian Rp70 miliar pasca kebakaran pasar sungai duri