PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Bengkayang mendorong penguatan fasilitas Customs, Immigration, Quarantine and Security (CIQS) di Serikin, Sarawak, Malaysia, untuk mendukung kelancaran arus barang dan manusia melalui perbatasan Jagoi Babang.
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis di Bengkayang, Minggu, mengatakan pemerintah Malaysia telah membangun kompleks CIQS di Serikin yang diharapkan dapat mendukung konektivitas dengan kawasan perbatasan Jagoi Babang di Indonesia.
"Kerajaan Sarawak, pemerintah Kerajaan Malaysia telah membangun kompleks CIQS di Serikin, Kecamatan Jagoi Babang, agar ke depan arus barang dan arus manusia bisa berjalan dengan baik," kata Sebastianus Darwis dilansir Antara, Minggu (20/9).
Menurut dia, keberadaan fasilitas perbatasan yang memadai di kedua negara penting untuk mendukung peningkatan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas orang dan barang.
Baca Juga: Terminal Barang Internasional Jagoi Babang Dibangun pada 2029
CIQS Serikin Didorong Terintegrasi dengan Jagoi Babang
Pemkab Bengkayang, kata dia, juga mendorong agar fasilitas perbatasan di sisi Malaysia dilengkapi layanan CIQS secara optimal sehingga dapat terintegrasi dengan pembangunan kompleks PLBN Jagoi Babang di sisi Indonesia.
"Kami usul ke pemerintah pusat melalui kementerian di negeri jiran agar pihak Malaysia membangun PLBN yang ada CIQS lengkap, supaya ke depan arus barang, arus manusia juga bisa berjalan dengan baik," ujarnya.
Sebastianus mengatakan kelancaran konektivitas kedua kawasan perbatasan akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat, terutama melalui perdagangan lintas batas.
Selain itu, penguatan fasilitas perbatasan dinilai dapat membantu pemerintah meminimalkan berbagai aktivitas ilegal yang berpotensi terjadi di kawasan perbatasan.
"Ini juga supaya kita bisa meminimalisir ilegal-ilegal yang ada di perbatasan, baik perdagangan manusia ilegal, maupun barang dan juga jasa," katanya.
Baca Juga: Ekspor Pertanian Bengkayang via PLBN Jagoi Tembus Rp100 Miliar
Konektivitas Jagoi Babang-Serikin Berpotensi Dorong Pariwisata
Ia menambahkan peningkatan konektivitas Jagoi Babang-Serikin juga berpotensi memberikan dampak terhadap sektor pariwisata.
Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kuching, Sarawak, menurut dia, berpeluang melanjutkan perjalanan melalui Jagoi Babang menuju sejumlah destinasi wisata di Kalimantan Barat maupun wilayah Indonesia lainnya.
"Program banyak wisata, karena wisatawan di ASEAN ini banyak berkunjung ke Kuching, Sarawak. Wisatawan-wisatawan mancanegara masuk ke Kuching, dia akan lewat pintu Jagoi Babang untuk berkunjung di destinasi-destinasi wisata di Kalimantan Barat maupun wilayah Indonesia lainnya," ujarnya.
Menurut dia, terbukanya konektivitas yang semakin baik antara kedua wilayah tersebut akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan.*
Editor : Uray RonaldSumber : Antara