"Dua-duanya punya dasar kuat dalam Islam dan sains. Nahdlatul Ulama dengan rukyat untuk melihat hilal, dan Muhammadiyah dengan metode hisab yang mengkalkulasikan posisi astronomi bulan, matahari, dan bumi," ujar dia, Sabtu (22/4)
Namun dia tidak menampik masih ada perdebatan mana yang lebih akurat. Metode hisab misalnya, dari jauh-jauh hari sudah bisa ditentukan kapan Ramadan dan Idulfitri akan dimulai. Namun ada keraguan bahwa kalkulasi astronomi harus dibuktikan pula dengan fakta di lapangan atau pandangan mata.
Sedangkan rukyat mengandalkan fakta atau pandangan mata di lapangan terhadap kemunculan bulan pertama kali. Kendati dibantu teleskop atau teropong, metode ini juga bisa mendapat gangguan cuaca. Kelemahan manusiawi bisa terjadi di cara ini.
Menurut Thamrin, kedua metode tersebut sejatinya bisa lebih diperkuat bila menggunakan pencitraan satelit. "Dengan menggunakan satelit, kelemahan dalam metode rukyat bisa diatasi karena perubahan fase bulan yang dapat langsung dimonitoring tanpa terpengaruh kondisi langit di bumi. Begitu juga dengan metode hisab, perhitungan astronomi dapat digambarkan langsung lewat satelit ini," kata mantan Rektor Untan ini.
Lanjut Thamrin, semestinya penetapan hari raya Idulfitri tidak berbeda untuk satu negara. Hal ini dikarenakan sama-sama merujuk hadis Rasulullah: "Berpuasalah bila melihat hilal dan beridulfitri bila melihat hilal”.
"Menurut saya untuk adilnya, maka bisa saja diusulkan untuk kedua metode yang digunakan untuk sementara diparkirkan dulu. Citra Satelit menarik untuk digunakan sebagai sebuah metode alternatif untuk melihat hilal. Perlu diselenggarakan Pertemuan Para Alim dan Ulama utk membahas ini dengan output nya sebuah protokol hilal," papar dia.
Dia juga menyinggung soal sidang isbat yang dikritik sejumlah pihak. "Untuk usulan menghilangkan rukyat dan sidang isbat perlu dilakukan audit atau evaluasi dari pelaksanaan dan kinerja yang dihasilkan.Sekiranya lebih banyak mudarat dari pada manfaat maka sebaiknya dikoreksi atau ditiadakan," pungkasnya. (ars) Editor : Administrator