"Kami (pemuda) merasa kehilangan yang luar biasa. Almarhum bagi kami adalah panutan dan tokoh senior kepemudaan. Kami bernaung dalam organisasi partai yang sama di Partai Golkar," ucap salah satu pengurus sayap di organisasi partai golkar ini.
Menurutnya almarhum semasa hidupnya lekat dengan kegiatan kepemudaan di Kalbar selain di partai politik golkar. Almarhum banyak memberikan bimbingan. Entah sebagai guru atau mentor bagi para pemuda yang ingin berkembang dan maju. "Ibaratnya semasa hidup almarhum melekat dengan kegiatan kepemudaan," ucapnya.
Kepergian Almarhum Iqbal, tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dekat dan partai, tetapi juga bagi para sahabat, rekan sejawat, kawan-kawan di kepemudaan juga merasa tak percaya.
"Kami, tidak percaya dengan kepergian banq Iqbal. Terlampau cepat. Padahal banyak hal yang sudah dilakukan semasa hidup. Itu akan menjadi kenangan abadi bagi kami," ucap pemuda yang diprediksi maju sebagai Bacaleg DPR RI dari dapil Kalbar satu Partai Golkar Kalbar ini.
Eko berjanji bakalan meneruskan semangat dan perjuangan almarhum Plt Ketua Partai Golkar Kubu Raya agar terus memajukan pemuda-pemuda Kalbar.
Bagi Almarhum pemuda adalah tokoh sentral, yang kelak bakalan mewarisi Kalbar dan Indonesia. "Makanya, sedari awal para pemimpin bangsa itu harus dilatih, digenjot, dan dibekali ilmu sedari muda," pungkas politisi muda ini. (den) Editor : Administrator