Tim yang diketuai Jennifer Lie beranggotakan Valeria Nadine dan Wirya Adhikara dengan Winny Kurniawan, S.Si.,M.Si sebagai supervisor (pembimbing) berhasil meraih Silver Medal dan Semi Grand Award.
WSEEC merupakan ajang internasional tahunan dalam bidang inovasi dan penemuan untuk mengembangkan semangat dan pemikiran kreatif para saintis muda.
Ada tujuh bidang kategori yang diperlombakan, yaitu mathematics, energy and engineering, social science, physic, life science, environment, dan technology. Babak final WSEEC 2023 diselenggarakan secara hybrid oleh Faculty of Pharmacy, Pancasila University, Department of Food Science, Institut Pertanian Bogor (IPB) University, MILSET ASIA & Indonesian Young Scientist Association (IYSA) di Jakarta pada 1–5 Agustus 2023.
Final WSEEC 2023 diikuti 359 project finalist dari 22 negara diantaranya Amerika, Italia, Korea Selatan, Polandia, Meksiko, Azerbaijan, Vietnam, Bulgaria, dan Singapura. Dengan rincian 294 finalis memilih moda online dan 65 finalis memilih moda offline di Universitas Pancasila, Jakarta.
“Tim Gembala Baik memilih bidang life science dan mengikuti moda online competition” ungkap Winny, kelahiran Kota Singkawang. “Tim kami mengangkat potensi kulit jeruk (citrus peels) dalam memerangi nyamuk penyebab deman berdarah dan kaki gajah,” cerita Jennifer, putri pasangan Lie Tjiu Thie dan Lo Po Cu yang hobi travelling ini.
Pada babak final, ketiga pelajar harus mempresentasikan makalah mereka dalam 7 menit dan tanya jawab 8 menit lewat zoom dengan para juri internasional.
“Saat presentasi dan tanya jawab kemarin walau masih sedikit grogi tapi sudah lebih tenang dalam merespon pertanyaan dari juri,” ucap Wirya, putra dari Heryanto dan Sinju Utavi, saat ditanya tentang perasaan mereka saat lomba final.
Di tengah selebrasi perolehan medali perak yang telah diumumkan melalui zoom meeting, ada hal mengejutkan terjadi di ujung acara awarding ceremony.
“Tim kami kembali disebut oleh pembawa acara meraih Semi Grand Award dan berhak mengikuti lomba di Rumania secara offline (luring) pada 2024 pada ajang International Social, Science, Engineering and Education Romanian Competition IS2E2R," cerita Nadine, putri pasangan Sudijono Tendijono dan The Heriyanti, dengan nada tidak percaya.
Biasanya, hanya peraih medali emas yang akan mendapat semi grand award. Selain tim SMA Gembala Baik Pontianak, SMAN 7 Surabaya juga yang mendapatkan semi grand award ke Rumania.
Terpisah, Suster Anastasia Kran, S.Ag. selaku kepala SMA GB mengucap syukur dan terima kasih atas prestasi yang telah diraih. “Terima kasih atas doa dari para pastor kapusin pengurus yayasan, dukungan komite sekolah Pak Ami, bantuan bapak ibu dewan guru dan staf, restu bapak ibu orang tua murid, dan bimbingan dari pak Winny. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan minat mereka,” ucap suster dari Kongregasi Fransiskanes Sambas (KFS) yang lebih akrab disapa sebagai Suster Dionesia. (pms/ser) Editor : Misbahul Munir S