Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sering Bingung Soal Masbuk? Simak Penjelasan Lengkap dan Praktis

Silvina • Selasa, 28 April 2026 | 14:45 WIB
Ilustrasi jemaah salat yang hendak masbuk karena telat
Ilustrasi jemaah salat yang hendak masbuk karena telat

 

PONTIANAK POST–Persoalan masbuk saat salat berjamaah masih sering membuat bingung sebagian jamaah. Mulai dari posisi duduk saat imam tasyahud akhir, kapan berdiri menambah rakaat, hingga bacaan ketika baru masuk saf.

Untuk menjawab persoalan di atas, simak penjelasan dari Ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar seperti  dimuat di laman Muslim.or.id.

Apa Itu Masbuk?

Baca Juga: Masbuk Saat Imam Tasyahud Akhir, Duduk Ikut Imam atau Tidak?

Masbuk adalah makmum yang datang terlambat sehingga tertinggal satu rakaat atau lebih dalam salat berjamaah.

Makmum tetap ikut imam, lalu menyempurnakan rakaat yang tertinggal setelah imam salam.

Rasulullah  bersabda:

Baca Juga: Masbuk dalam Salat, Begini Cara Menyempurnakan Rakaat yang Tertinggal

 “Apa yang kalian dapati maka salatlah, dan apa yang tertinggal maka sempurnakanlah.”(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)

Masbuk Saat Imam Tasyahud Akhir, Duduknya Bagaimana?

Ini bergantung pada jumlah rakaat salat dan berapa rakaat yang tertinggal.

Baca Juga: Ingin Pahala Maksimal Salat Jumat, Lakukan Amalan Ini Sesuai Sunnah Nabi

Jika Salat Dua Rakaat, seperti salat Subuh atau Jumat, maka duduknya iftirasy.Jika salat lebih dari dua rakaat seperti Zuhur, Asar, Magrib, atau Isya, maka rinciannya:

* Jika tertinggal dua rakaat atau lebih : duduk iftirasy

* Jika tertinggal satu rakaat saja: boleh  tawarruk mengikuti imam

Baca Juga: Pahala Besar Dibalik Puasa Syawal dan Cara Menunaikannya Menurut Ulama

Iftirasy adalah duduk di atas kaki kiri, sedangkan tawarruk duduk dengan posisi kaki kiri keluar ke samping.

Kapan Masbuk Berdiri Menambah Rakaat?

Pertanyaan ini juga sering muncul. Menurut penjelasan ulama, makmum masbuk boleh berdiri setelah salam pertama imam.

Baca Juga: Hati-Hati Flexing Ibadah di Media Sosial, Ini Bahaya Sum’ah yang Bisa Menghapus Pahala

Namun menunggu hingga imam menyelesaikan salam kedua dinilai lebih sempurna karena lebih mengikuti imam.

Jadi boleh bangun setelah salam pertama. Namun lebih utama bangun setelah salam kedua

Saat Masuk dan Imam Sedang Berdiri, Baca Apa Dulu?

 Baca Juga: 6 Perbuatan Makruh yang Sebaiknya Dihindari Saat Puasa, Bisa Bikin Pahala Berkurang!

Jika masuk berjamaah dan imam sedang berdiri membaca pelan (sirriyyah), makmum sebaiknya langsung fokus membaca Al-Fatihah.

Jangan sampai sibuk membaca doa iftitah terlalu lama hingga kehilangan kesempatan membaca Al-Fatihah atau imam keburu rukuk.

Karena doa iftitah hukumnya sunnah. Sementara Al-Fatihah sangat penting dalam salat

Baca Juga: Besar Pahala Salat Subuh Berjamaah di Masjid Wilayah Sambas

Hadis Tentang Mengikuti Imam

Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya imam dijadikan untuk diikuti.” (HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)

Baca Juga: Tipuan Pahala dan Dosa Ciri Akhir Zaman

Hadis ini menjadi dasar penting bagi makmum agar mengikuti gerakan imam dan tidak mendahului.

Kesimpulan

Masbuk bukan hal yang perlu membuat panik. Jika datang terlambat, jamaah cukup ikut imam sesuai keadaan, duduk sesuai ketentuan, lalu menambah rakaat setelah imam salam.

Memahami aturan masbuk akan membuat salat lebih tenang, tertib, dan sesuai tuntunan syariat.

Wallahua’lam bishawab

Editor : Silvina
#masbuk #salat #masjid #jemaah #bingung