Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hujan Bukan Sekadar Cuaca, Tapi Saat Mustajab untuk Berdoa

Silvina • Rabu, 29 April 2026 | 16:10 WIB
Moment ketika turun hujan (DOK PONTIANAK POST)
Moment ketika turun hujan (DOK PONTIANAK POST)

 

PONTIANAK POST – Turunnya hujan dalam ajaran Islam bukan hanya peristiwa alam biasa, tetapi juga menjadi tanda rahmat dan keberkahan dari Allah Subhanahuwata’ala. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa ketika hujan turun.

Dilansir dari laman Rumaysho.Com, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan doa saat melihat hujan turun. Dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha, disebutkan bahwa Nabi membaca:

“Allahumma shoyyiban nafi’an” Artinya: Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari no. 1032.

Baca Juga: El Nino, Tapi Pontianak Justru Diguyur Hujan Terus, BMKG Supadio Berikan Penjelasan

Hujan Jadi Waktu Mustajab untuk Berdoa

Selain membawa kesejukan, hujan juga disebut sebagai salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda  ada dua doa yang tidak tertolak, yaitu ketika adzan dan ketika hujan turun.

Hadis tersebut diriwayatkan  Al Hakim dan Al Baihaqi, serta dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani.

Baca Juga: Doa yang Biasa Dibaca Saat Syukuran Haji Lengkap dengan Artinya  

Karena itu, saat hujan turun menjadi kesempatan baik untuk memohon rezeki, kesehatan, keselamatan, dan berbagai hajat kepada Allah Subhanahuwata’ala.

Doa Saat Hujan Turun Sangat Lebat

Ketika hujan turun terlalu deras dan dikhawatirkan membawa mudarat, Rasulullah juga mengajarkan doa berikut:

Baca Juga: Cara Sederhana Mencegah Binatang Masuk ke Rumah Saat Musim Hujan

Allahumma hawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali wazh zhiraabi wa buthunil awdiyati wa manaabitisy syajari.

Artinya: Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan menimpa kami. Ya Allah, turunkanlah ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari no. 1014.

Doa Setelah Hujan Reda

Baca Juga: Jembatan Melobok Rusak Diterjang Hujan, Warga Gotong Royong Lakukan Perbaikan Darurat

Setelah hujan turun, umat Islam juga dianjurkan mengakui bahwa hujan datang karena rahmat Allah, dengan membaca:

Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih,  artinya “Kami diberi hujan karena karunia Allah dan rahmat-Nya.

Hadis ini diriwayatkan oleh Zaid bin Khalid Al Juhani dalam riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Baca Juga: Hujan Diprediksi Turun di Kalbar Pekan Ini, Namun Risiko Karhutla di Kubu Raya dan Mempawah Tetap Ada

Keutamaan Menghidupkan Sunnah Saat Hujan

Mengamalkan doa-doa ketika hujan turun menjadi salah satu bentuk mengikuti sunnah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Selain itu, hujan adalah momen untuk merenungi nikmat Allah, mensyukuri air sebagai sumber kehidupan, dan memperbanyak permohonan.

Maka saat hujan datang, jangan hanya sibuk berteduh atau melihat cuaca, tetapi manfaatkan momen itu dengan berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahuwata’ala.

Wallahua’lam bishawab

Editor : Silvina
#rahmat #mustajab #Hujan #Doa #cuaca