PONTIANAK POST – Di antara berbagai zikir yang diajarkan dalam Islam, kalimat Laa Ilaha Illallah memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Kalimat tauhid ini bukan hanya menjadi inti ajaran Islam, tetapi juga disebut Rasulullah Shalallahu’alaihiwasallam sebagai zikir yang paling utama.
Melansir dari laman Rumaysho oleh Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc, kalimat Laa Ilaha Illallah mengandung makna yang sangat agung karena menegaskan tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Subhanahuwata’ala.
Rasulullah Sebut Laa Ilaha Illallah Zikir Paling Utama
Baca Juga: Inilah Keutamaan dan Manfaat Besar yang Dirasakan dari Zikir
Dalam hadis yang diriwayatkan dari Jabir radhiyallahu 'anhu, Rasulullah bersabda:
أَفْضَلُ الذِّكْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Artinya:"Zikir yang paling utama adalah Laa Ilaha Illallah." (HR. Tirmidzi)
Baca Juga: Zikir Ini Ringan di Lisan Tapi Berat di Timbangan Amal, Yuk Rutinkan
Hadis ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan kalimat tauhid di sisi Allah Subhanahuwata’ala. Para ulama menjelaskan di dalam kalimat tersebut telah terkandung berbagai bentuk zikir lainnya, seperti tasbih, tahmid, takbir, serta pengagungan kepada Allah.
Kalimat Tauhid yang Menjadi Inti Keimanan
Kalimat: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Artinya : "Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah."
Baca Juga: Zikir Ini Ringan di Lisan Tapi Berat di Timbangan Amal, Yuk Rutinkan
Kalimat ini menjadi pondasi utama keimanan seorang muslim. Dengan mengucapkannya secara benar dan memahami maknanya, seseorang menegaskan ketundukan penuh kepada Allah Subhanahuwata’ala serta menolak segala bentuk kesyirikan.
Keutamaan Laa Ilaha Illallah yang Perlu Diketahui
1. Menjadi Sebab Terbebas dari Neraka
Baca Juga: Ini Tujuh Amalan Berpahala Seperti Ibadah Haji yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam pernah mendengar seorang muazin mengucapkan syahadat.
Beliau kemudian bersabda:
خَرَجْتَ مِنَ النَّارِ
Baca Juga: Jangan Lewatkan 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Ini Amalan Utama yang Dianjurkan
Artinya:
"Engkau terbebas dari neraka."
Hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan kalimat tauhid bagi orang yang mengucapkannya dengan penuh keimanan.
Baca Juga: Waspadai Hadits Dhaif dan Palsu Seputar Amaliyah Haji yang Tidak Boleh Dipercaya
2. Memudahkan Masuk Surga
Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam juga bersabda:
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ
Baca Juga: Waspadai Hadits Dhaif dan Palsu Seputar Amaliyah Haji yang Tidak Boleh Dipercaya
Artinya:
"Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah Laa Ilaha Illallah, maka dia akan masuk surga." (HR. Abu Daud)
Karena itu, banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk senantiasa membiasakan zikir tauhid dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Jangan Lewatkan, Ini Tujuh Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Penuh Berkah
3. Dapat Masuk Surga Melalui Pintu Mana Saja
Keutamaan lainnya adalah Allah Subhanahuwata’ala menjanjikan surga bagi orang yang bersaksi dengan benar tentang keesaan-Nya dan kerasulan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihiwasallam.
Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan orang yang mengikrarkan syahadat dengan penuh keyakinan dapat masuk surga melalui salah satu dari delapan pintu surga yang dikehendakinya.
Baca Juga: Waspada Syirik, Dosa Besar Paling Besar yang Menghapus Amal
Laa Ilaha Illallah Tidak Cukup Hanya Diucapkan
Meski memiliki keutamaan yang besar, para ulama menegaskan kalimat tauhid tidak cukup hanya diucapkan dengan lisan.
Rasulullah bersabda Allah mengharamkan neraka bagi orang yang mengucapkan Laa Ilaha Illallah dengan ikhlas karena mengharap ridha-Nya.
Baca Juga: Ingin Pahala Maksimal Salat Jumat, Lakukan Amalan Ini Sesuai Sunnah Nabi
Artinya, kalimat tauhid harus dibuktikan melalui amal dan ketaatan kepada Allah Subhanahuwata’ala. Orang yang benar-benar memahami makna Laa Ilaha Illallah akan berusaha menjalankan perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, serta menghindari segala bentuk kesyirikan.
Hakikat Zikir yang Mengubah Kehidupan
Menurut penjelasan para ulama yang dikutip dalam tulisan tersebut, hakikat Laa Ilaha Illallah bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan berulang-ulang. Kalimat ini merupakan pernyataan iman yang menuntut penghambaan total kepada Allah Subhanahuwata’ala.
Karena itulah, zikir tauhid menjadi dzikir paling utama dalam Islam. Selain ringan diucapkan, kalimat ini mengandung makna yang sangat dalam dan menjadi kunci keselamatan seorang hamba di dunia maupun akhirat.
Editor : Silvina