PONTIANAK POST – Alquran merupakan kalam Allah yang menjadi petunjuk hidup bagi umat Islam. Karena kedudukannya yang sangat mulia, setiap Muslim tidak hanya dianjurkan untuk membacanya, tetapi juga memahami adab dan etika ketika berinteraksi dengan Kitabullah.
Dalam kajian yang dimuat di laman Almanhaj, dijelaskan bahwa kecintaan seorang Muslim terhadap Alquran hendaknya diwujudkan dengan memperbanyak membaca, mempelajari, dan mengamalkan kandungannya. Namun, hal itu juga harus disertai dengan adab yang benar agar ibadah membaca Alquran semakin bernilai di sisi Allah Subhanahuwata’ala.
1. Membaca dengan Niat yang Ikhlas
Baca Juga: KUA Singkawang Utara Gelar Khataman Alquran dan Santunan Anak Yatim Bersama Majelis Taklim
Adab pertama dan paling utama adalah meluruskan niat. Membaca Aquran merupakan ibadah yang agung sehingga harus dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah Azza wa Jalla.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda agar umat Islam membaca Alquran dengan mengharapkan wajah Allah, bukan untuk memperoleh pujian, popularitas, atau keuntungan duniawi.
Imam An-Nawawi menjelaskan sebagian orang membaca Alquran demi memperoleh upah, kedudukan, atau ketenaran. Sikap semacam ini dapat mengurangi kesempurnaan pahala yang seharusnya diraih dari ibadah tersebut.
Baca Juga: Alquran Ingatkan Jangan Terlalu Sibuk Dunia hingga Lalai Berzikir
2. Menghadirkan Hati dan Merenungi Maknanya
Membaca Alquran seharusnya tidak hanya menjadi aktivitas lisan semata. Seorang Muslim dianjurkan menghadirkan hati, merenungi ayat yang dibaca, dan berusaha memahami maknanya.
Dengan tadabbur, seseorang akan lebih mudah mengambil pelajaran serta menjadikan Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Menelusuri Gua Bersejarah Ashabul Kahfi yang Kisahnya Terekam dalam Alquran
3. Membaca dalam Keadaan Berwudhu
Meskipun membaca Alquran tanpa menyentuh mushaf memiliki pembahasan tersendiri di kalangan ulama, berwudhu sebelum membaca Alquran merupakan adab yang sangat dianjurkan.
Kesucian lahir menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap firman Allah yang mulia.
Baca Juga: Ingin Dapat Istana di Surga ? Baca Surah Ini 10 Kali dalam Sehari
4. Memilih Tempat yang Bersih dan Layak
Alquran tidak sepatutnya dibaca di tempat-tempat yang kotor, najis, atau lokasi yang penuh gangguan dan kebisingan.
Membaca di tempat yang tenang membantu seseorang lebih khusyuk dan dapat mendengarkan bacaannya dengan baik. Selain itu, hal tersebut juga menjadi bagian dari memuliakan Alquran.
Baca Juga: Catat, Ini Manfaat Menghafal 10 Ayat Pertama Surat Al-Kahfi
5. Membaca Ta'awudz Sebelum Memulai
Sebelum membaca Alquran, seorang Muslim dianjurkan membaca ta'awudz sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah dari godaan setan.
Lafaz yang umum dibaca adalah:"A'udzu billahi minasy-syaithanir rajim."
Dengan membaca ta'awudz, diharapkan hati menjadi lebih fokus dan terhindar dari gangguan yang dapat mengurangi kekhusyukan saat membaca Al-Qur'an.
Baca Juga: Membaca Yasin di Malam Jumat, Benarkah Diampuni Dosa? Simak Kajian Muhammadiyah
6. Memperbagus Suara Ketika Membaca
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menganjurkan umatnya untuk memperindah bacaan Alquran dengan suara yang baik.
Memperbagus suara bukan berarti berlebihan atau mengubah hukum tajwid, melainkan membaca dengan suara yang merdu sehingga lebih menyentuh hati dan menambah kekhusyukan.
Baca Juga: Luar Biasa, Ini Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat
7. Membaca dengan Tartil
Tartil berarti membaca Alquran secara perlahan, jelas, dan sesuai kaidah tajwid.
Membaca dengan tartil membantu seseorang memahami ayat yang dibaca serta menghindari kesalahan dalam pelafalan huruf dan hukum bacaan.
Allah Subhanahuawata’ala juga memerintahkan agar Alquran dibaca dengan tartil, bukan secara tergesa-gesa.
Baca Juga: Asal-Usul Manusia Menurut Alquran dan Penolakan Harun Yahya terhadap Teori Evolusi
8. Melakukan Sujud Tilawah Ketika Membaca Ayat Sajdah
Dalam beberapa surah terdapat ayat sajdah, yaitu ayat yang dianjurkan untuk disertai sujud tilawah ketika dibaca atau didengar.
Sujud tilawah menjadi salah satu bentuk pengagungan kepada Allah Subhanahuwata’ala dan merupakan sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Baca Juga: Jangan Terlewat, Ini Lima Waktu Terbaik Membaca Salawat
Kembali kepada Alquran dan Sunnah
Kajian Almanhaj juga mengingatkan pentingnya kaum Muslimin berpegang teguh kepada Alquran dan Sunnah dengan pemahaman generasi salafus shalih.
Semakin dekat seseorang dengan Alquran, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk memuliakan kitab suci tersebut, baik melalui bacaan, pemahaman, maupun pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Rahasia di Balik Perintah Membaca Salawat atas Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihiwasallam
Dengan menjaga adab-adab membaca Alquran, seorang Muslim tidak hanya memperoleh pahala tilawah, tetapi juga menunjukkan penghormatan terhadap kalam Allah yang menjadi petunjuk hidup hingga akhir zaman.
Wallahua’lam bishawab
Editor : Silvina