PONTIANAK POST – Di tengah masyarakat Muslim, Surah Al Waqi'ah dikenal sebagai salah satu surah yang diyakini memiliki keutamaan mendatangkan rezeki dan menjauhkan seseorang dari kemiskinan.
Tidak sedikit orang yang rutin membacanya setiap malam dengan harapan memperoleh kelapangan rezeki bagi diri dan keluarganya. Namun, benarkah terdapat hadis sahih yang menyebutkan keutamaan tersebut?
Pertanyaan ini pernah diajukan seorang pembaca kepada laman Konsultasi Syariah. Dalam jawabannya, dijelaskan hadis-hadis yang secara khusus menyebut Surah Al Waqi'ah dapat melancarkan rezeki ternyata memiliki kualitas yang diperselisihkan, bahkan sebagian dinilai lemah dan palsu.
Baca Juga: Ingin Dapat Istana di Surga ? Baca Surah Ini 10 Kali dalam Sehari
Hadis yang Menyebut Al Waqi'ah Mencegah Kemiskinan
Salah satu hadis yang paling populer berbunyi:"Barangsiapa membaca Surah Al Waqi'ah setiap malam, maka ia tidak akan tertimpa kemiskinan selamanya."
Hadis ini diriwayatkan oleh sejumlah ulama, di antaranya Al-Harits bin Abu Usamah, Ibnu Sunni, Al-Baihaqi, dan lainnya.
Baca Juga: Jangan Asal Membaca, Ini Adab Membaca Alquran Sesuai Tuntunan Islam
Namun, para ahli hadis menilai riwayat tersebut tidak dapat dijadikan hujah karena terdapat perawi yang lemah dan tidak dikenal dalam rangkaian sanadnya.Menurut Imam Adz-Dzahabi, terdapat perawi bernama Abu Syuja' yang statusnya tidak jelas. Begitu pula dengan Abu Thayyibah yang juga dinilai tidak dikenal oleh para ulama hadis.
Penilaian Para Ulama terhadap Hadis Tersebut
Dalam kitab-kitab kritik hadis, sejumlah ulama besar memberikan catatan terhadap hadis keutamaan Surah Al Waqi'ah tersebut.Al-Munawi menjelaskan bahwa Imam Az-Zaila'i menyebut hadis ini memiliki banyak cacat.
Baca Juga: Alquran Ingatkan Jangan Terlalu Sibuk Dunia hingga Lalai Berzikir
Beberapa di antaranya:
- Sanadnya terputus.
- Isi hadisnya dinilai munkar.
- Sebagian perawinya lemah.
- Banyak ulama sepakat melemahkannya.
Baca Juga: Catat, Ini Manfaat Menghafal 10 Ayat Pertama Surat Al-Kahfi
Di antara ulama yang menyatakan kelemahan hadis tersebut adalah Imam Ahmad, Imam Abu Hatim Ar-Razi, Imam Ad-Daruquthni, Al-Baihaqi, dan ulama lainnya.
Karena itu, hadis tersebut tidak dapat dijadikan dasar yang kuat untuk menetapkan keutamaan khusus Surah Al Waqi'ah dalam mendatangkan rezeki.
Ada Hadis Lain yang Lebih Bermasalah
Baca Juga: Tak Hanya Pahala Berlipat, Ini Istimewa Lain Salat Berjamaah Menurut Hadis
Terdapat pula hadis lain yang berbunyi:"Barangsiapa membaca Surah Al Waqi'ah setiap malam maka dia tidak akan jatuh miskin selamanya, dan barangsiapa membaca Surah Al-Qiyamah setiap malam maka wajahnya akan bersinar seperti bulan purnama pada hari kiamat."
Menurut penjelasan ulama, hadis ini berstatus maudhu' atau palsu. Penyebabnya adalah adanya seorang perawi bernama Ahmad bin Umar Al-Yamami yang dinilai sebagai pendusta.
Imam Ahmad bahkan menyebutnya sebagai perawi yang suka berdusta sehingga riwayatnya tidak dapat diterima. Karena itu, hadis ini tidak boleh dijadikan sandaran dalam menetapkan keutamaan suatu amalan.
Baca Juga: Tahun Baru Islam Segera Tiba, Ini Amalan yang Dianjurkan di Bulan Muharram
Bolehkah Membaca Al Waqi'ah untuk Memohon Rezeki?
Meski hadis-hadis khusus tentang Surah Al Waqi'ah dan kelancaran rezeki dinilai lemah atau palsu, bukan berarti membaca Surah Al Waqi'ah menjadi amalan yang terlarang.
Surah Al Waqi'ah tetap merupakan bagian dari Alquran yang memiliki keutamaan sebagaimana surah-surah lainnya. Membacanya termasuk ibadah yang berpahala karena setiap huruf Al-Qur'an yang dibaca akan mendatangkan kebaikan bagi seorang Muslim.
Baca Juga: Makrifatul Quran Surah Ar-Ra'd dan Arrahman
Karena itu, seseorang boleh membaca Surah Al Waqi'ah kemudian berdoa memohon rezeki, kesehatan, keselamatan, dan berbagai kebaikan kepada Allah Subhanahuwata’ala.Yang perlu diperhatikan adalah tidak meyakini terdapat dalil sahih yang secara khusus menjamin Surah Al Waqi'ah akan membuat rezeki menjadi lancar atau menghilangkan kemiskinan.
Rezeki Tetap Berasal dari Allah Subhanahuata’ala
Islam mengajarkan bahwa rezeki berada di tangan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Seorang Muslim diperintahkan untuk berikhtiar, berdoa, memperbanyak ibadah, serta bertawakal kepada-Nya.
Baca Juga: Jangan Terlewat, Ini Lima Waktu Terbaik Membaca Salawat
Membaca Alquran, termasuk Surah Al Waqi'ah, merupakan amalan yang baik dan berpahala. Namun keyakinan tentang keutamaan tertentu harus didasarkan pada dalil yang sahih agar tidak terjatuh pada amalan yang tidak memiliki landasan yang kuat.
Dengan demikian, Surah Al Waqi'ah tetap dapat dibaca kapan saja sebagai bagian dari ibadah membaca Alquran, sementara permohonan rezeki dan kebaikan hendaknya ditujukan langsung kepada Allah Subhanahuwata’ala yang Maha Pemberi Rezeki.
Wallahua’lam bishawab
Editor : Silvina