PONTIANAK POST – Salat Tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah Subhanahuwata’ala. Meski demikian, masih banyak umat Islam yang bertanya-tanya mengenai kapan sebenarnya waktu pelaksanaan shalat Tahajud dimulai dan berakhir.
Mengutip penjelasan Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc di laman Rumaysho, salat Tahajud memiliki waktu pelaksanaan yang cukup luas. Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bahkan pernah mengerjakannya pada waktu yang berbeda-beda.
Tahajud Dapat Dilaksanakan Sepanjang Malam
Baca Juga: Rajin Salat Tahajud, Ini Empat Kemuliaan yang Dijanjikan Allah Menurut Ustaz Adi Hidayat
Salat Tahajud boleh dikerjakan pada awal malam, pertengahan malam maupun akhir malam setelah seseorang tidur terlebih dahulu. Seluruh waktu tersebut pernah dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam
Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu meriwayatkan:
مَا كُنَّا نَشَاءُ أَنْ نَرَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي اللَّيْلِ مُصَلِّيًا إِلَّا رَأَيْنَاهُ وَلَا نَشَاءُ أَنْ نَرَاهُ نَائِمًا إِلَّا رَأَيْنَاهُ
Baca Juga: Berapa Jumlah Salat Sunnah Rawatib yang Dianjurkan? Simak Penjelasannya Berdasarkan Hadis
Artinya:"Tidaklah kami bangun untuk melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sedang shalat malam kecuali kami melihat beliau sedang salat. Dan tidaklah kami bangun untuk melihat beliau sedang tidur kecuali kami mendapati beliau sedang tidur."
Hadis tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam tidak mengkhususkan waktu tertentu setiap malam untuk melaksanakan Tahajud.
Rasulullah Tidak Menentukan Jam Tertentu
Baca Juga: Berbaring Setelah Salat Dua Rakaat Sebelum Subuh, Sunnah atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya
Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan aktu tidur dan salat malam Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam berubah-ubah sesuai kondisi.
إِنَّ صَلَاته وَنَوْمه كَانَ يَخْتَلِف بِاللَّيْلِ وَلَا يُرَتِّب وَقْتًا مُعَيَّنًا بَلْ بِحَسَبِ مَا تَيَسَّرَ لَهُ الْقِيَام
Artinya:"Sesungguhnya waktu salat malam dan tidur Nabi berbeda-beda setiap malam. Beliau tidak menetapkan waktu tertentu, tetapi melaksanakannya sesuai keadaan yang mudah bagi beliau."
Baca Juga: Tak Sempat Salat Dua Rakaat Sebelum Subuh? Begini Cara Mengqadhanya Sesuai Sunnah
Waktu Tahajud Berakhir
Waktu Tahajud berakhir ketika masuk waktu Subuh. Karena itu, seseorang dapat memilih waktu yang paling memungkinkan baginya untuk bangun malam dan melaksanakan ibadah ini.
Kemudahan tersebut menjadi bukti bahwa Islam tidak memberatkan umatnya. Yang terpenting adalah menjaga keistiqamahan dalam menghidupkan malam dengan beribadah kepada Allah Subhanahuwata’ala.
Wallahu a'lam bishawab.