PONTIANAK POST – Salat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Meski banyak umat Islam ingin mengamalkannya secara rutin, tidak sedikit yang merasa kesulitan untuk bangun pada sepertiga malam terakhir.
Kesulitan tersebut bisa disebabkan berbagai hal, mulai dari rasa lelah, pola tidur yang kurang baik, hingga kurangnya persiapan sebelum beristirahat. Untuk mengatasi ini, para ulama salaf telah memberikan sejumlah amalan yang dapat membantu seseorang lebih mudah bangun melaksanakan qiyamul lail atau salat tahajud.
Dikutip dari laman Bincang Syariah, melalui tulisan Nauval Maulana, tips tersebut dijelaskan dalam kitab Hidayatul Adzkiya ila Thariqil Auliya karya Syaikh Zainuddin Al-Malibariy.
Baca Juga: Ingin Khusyuk Ketika Salat ? Simak Tipsnya dari Ustadz Abdul Somad
Memperbarui Wudhu Sebelum Tidur
Dalam kitab tersebut disebutkan salah satu amalan yang dapat membantu seseorang bangun malam adalah memperbarui wudhu, khususnya setelah masuk waktu Isya.
Syaikh Zainuddin Al-Malibariy menulis:
Baca Juga: Tak Sempat Salat Tahajud Karena Ketiduran atau Sakit? Begini Cara Mengqadhanya Sesuai Hadis
ويعين تجديد الوضوء وذكركا * قبل الغروب مسبحا مستقبلا
Artinya:"Akan menolong (untuk salat tahajud) dengan memperbarui wudhu dan berzikir sebelum matahari terbenam sambil menghadap kiblat."
Menjaga kesucian dengan berwudhu sebelum beristirahat diyakini menjadi salah satu sebab datangnya pertolongan Allah Subhanahuwata’ala agar lebih mudah terbangun pada malam hari.
Baca Juga: Tak Sempat Salat Dua Rakaat Sebelum Subuh? Begini Cara Mengqadhanya Sesuai Sunnah
Perbanyak Zikir Sebelum Matahari Terbenam
Selain memperbarui wudhu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir menjelang matahari terbenam. Zikir tersebut dapat berupa bacaan tasbih, istigfar, maupun doa-doa lainnya dengan menghadap kiblat.
Amalan ini tidak hanya menjadi bentuk mengingat Allah Subhanahuwata’ala, tetapi juga diyakini dapat melembutkan hati sehingga lebih mudah bangun untuk beribadah pada malam hari.
Baca Juga: Berbaring Setelah Salat Dua Rakaat Sebelum Subuh, Sunnah atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya
Isi Waktu antara Magrib dan Isya dengan Ibadah
Tips berikutnya adalah memanfaatkan waktu antara salat Magrib dan Isya dengan memperbanyak ibadah.
Dalam kitab tersebut disebutkan:
Baca Juga: Berapa Jumlah Salat Sunnah Rawatib yang Dianjurkan? Simak Penjelasannya Berdasarkan Hadis
وعبادة بين العشاء ومغرب * ترك كلاما بعد ذلك غافلا
Artinya:"Melakukan ibadah antara Magrib dan Isya serta meninggalkan pembicaraan yang melalaikan setelahnya."
Ibadah yang dapat dilakukan pada waktu tersebut antara lain salat sunnah, membaca Alquran, dan berzikir. Di antara berbagai amalan itu, salat sunnah disebut sebagai amalan yang paling utama untuk mengisi waktu antara Magrib dan Isya.
Baca Juga: Rajin Salat Tahajud, Ini Empat Kemuliaan yang Dijanjikan Allah Menurut Ustaz Adi Hidayat
Hindari Pembicaraan yang Melalaikan
Salah satu nasihat yang sering luput diperhatikan adalah menjaga lisan setelah berzikir dan beribadah.
Syaikh Zainuddin Al-Malibariy menjelaskan pembicaraan yang sia-sia atau melalaikan dapat menghilangkan kelembutan cahaya yang telah masuk ke dalam hati. Akibatnya, hati menjadi lebih berat untuk bangun malam dan melaksanakan qiyamul lail.
Baca Juga: Jam Berapa Waktu Terbaik Salat Tahajud ? Begini Cara Menghitung Sepertiga Malam Terakhir
Karena itu, setelah selesai beribadah pada malam hari, umat Islam dianjurkan menjaga perkataan serta menghindari obrolan yang tidak bermanfaat.
Persiapan Sebelum Tidur Menentukan Kemudahan Bangun Malam
Salat tahajud bukan hanya tentang mampu bangun pada tengah malam, tetapi juga bagaimana seseorang mempersiapkan dirinya sejak sore hingga menjelang tidur.
Baca Juga: Jangan Langsung Main HP, Ini Enam Fadhilah Zikir Setelah Salat Fardhu
Amalan-amalan sederhana seperti menjaga wudhu, memperbanyak zikir, mengisi waktu dengan ibadah, dan menjaga lisan dapat menjadi sebab datangnya pertolongan Allah Subhanahuwata’ala untuk bangun di sepertiga malam terakhir.
Dengan ikhtiar yang dilakukan secara konsisten disertai doa, diharapkan setiap Muslim dapat lebih mudah membiasakan diri melaksanakan salat tahajud sebagai salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar. Semoga Allah Subhanahuwata’ala memudahkan langkah kita untuk istiqamah dalam qiyamul lail.
Wallahua'lam bishawab
Editor : Silvina