Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Sulit Bangun Salat Tahajud? Ini 4 Tips Ulama yang Bisa Dicoba

Silvina • Senin, 6 Juli 2026 | 11:29 WIB
Ilustrasi ibadah yang  bisa dikerjakan di antara waktu Mahgrib dan Isya agar mudah bangun di sepertiga malam
Ilustrasi ibadah yang bisa dikerjakan di antara waktu Mahgrib dan Isya agar mudah bangun di sepertiga malam

 

PONTIANAK POST – Salat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Meski banyak umat Islam ingin mengamalkannya secara rutin, tidak sedikit yang merasa kesulitan untuk bangun pada sepertiga malam terakhir.

Kesulitan tersebut bisa disebabkan berbagai hal, mulai dari rasa lelah, pola tidur yang kurang baik, hingga kurangnya persiapan sebelum beristirahat. Untuk mengatasi ini, para ulama salaf telah memberikan sejumlah amalan yang dapat membantu seseorang lebih mudah bangun melaksanakan qiyamul lail atau salat tahajud.

Dikutip dari laman Bincang Syariah, melalui tulisan Nauval Maulana, tips tersebut dijelaskan dalam kitab Hidayatul Adzkiya ila Thariqil Auliya karya Syaikh Zainuddin Al-Malibariy.

Baca Juga: Ingin Khusyuk Ketika Salat ? Simak Tipsnya dari Ustadz Abdul Somad

Memperbarui Wudhu Sebelum Tidur

Dalam kitab tersebut disebutkan salah satu amalan yang dapat membantu seseorang bangun malam adalah memperbarui wudhu, khususnya setelah masuk waktu Isya.

Syaikh Zainuddin Al-Malibariy menulis:

Baca Juga: Tak Sempat Salat Tahajud Karena Ketiduran atau Sakit? Begini Cara Mengqadhanya Sesuai Hadis

ويعين تجديد الوضوء وذكركا * قبل الغروب مسبحا مستقبلا

Artinya:"Akan menolong (untuk salat tahajud) dengan memperbarui wudhu dan berzikir sebelum matahari terbenam sambil menghadap kiblat."

Menjaga kesucian dengan berwudhu sebelum beristirahat diyakini menjadi salah satu sebab datangnya pertolongan Allah Subhanahuwata’ala agar lebih mudah terbangun pada malam hari.

Baca Juga: Tak Sempat Salat Dua Rakaat Sebelum Subuh? Begini Cara Mengqadhanya Sesuai Sunnah

Perbanyak Zikir Sebelum Matahari Terbenam

Selain memperbarui wudhu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir menjelang matahari terbenam. Zikir tersebut dapat berupa bacaan tasbih, istigfar, maupun doa-doa lainnya dengan menghadap kiblat.

Amalan ini tidak hanya menjadi bentuk mengingat Allah Subhanahuwata’ala, tetapi juga diyakini dapat melembutkan hati sehingga lebih mudah bangun untuk beribadah pada malam hari.

Baca Juga: Berbaring Setelah Salat Dua Rakaat Sebelum Subuh, Sunnah atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya

Isi Waktu antara Magrib dan Isya dengan Ibadah

Tips berikutnya adalah memanfaatkan waktu antara salat Magrib dan Isya dengan memperbanyak ibadah.

Dalam kitab tersebut disebutkan:

Baca Juga: Berapa Jumlah Salat Sunnah Rawatib yang Dianjurkan? Simak Penjelasannya Berdasarkan Hadis

وعبادة بين العشاء ومغرب * ترك كلاما بعد ذلك غافلا

Artinya:"Melakukan ibadah antara Magrib dan Isya serta meninggalkan pembicaraan yang melalaikan setelahnya."

Ibadah yang dapat dilakukan pada waktu tersebut antara lain salat sunnah, membaca Alquran, dan berzikir. Di antara berbagai amalan itu, salat sunnah disebut sebagai amalan yang paling utama untuk mengisi waktu antara Magrib dan Isya.

Baca Juga: Rajin Salat Tahajud, Ini Empat Kemuliaan yang Dijanjikan Allah Menurut Ustaz Adi Hidayat

Hindari Pembicaraan yang Melalaikan

Salah satu nasihat yang sering luput diperhatikan adalah menjaga lisan setelah berzikir dan beribadah.

Syaikh Zainuddin Al-Malibariy menjelaskan pembicaraan yang sia-sia atau melalaikan dapat menghilangkan kelembutan cahaya yang telah masuk ke dalam hati. Akibatnya, hati menjadi lebih berat untuk bangun malam dan melaksanakan qiyamul lail.

Baca Juga: Jam Berapa Waktu Terbaik Salat Tahajud ? Begini Cara Menghitung Sepertiga Malam Terakhir

Karena itu, setelah selesai beribadah pada malam hari, umat Islam dianjurkan menjaga perkataan serta menghindari obrolan yang tidak bermanfaat.

Persiapan Sebelum Tidur Menentukan Kemudahan Bangun Malam

Salat tahajud bukan hanya tentang mampu bangun pada tengah malam, tetapi juga bagaimana seseorang mempersiapkan dirinya sejak sore hingga menjelang tidur.

Baca Juga: Jangan Langsung Main HP, Ini Enam Fadhilah Zikir Setelah Salat Fardhu

Amalan-amalan sederhana seperti menjaga wudhu, memperbanyak zikir, mengisi waktu dengan ibadah, dan menjaga lisan dapat menjadi sebab datangnya pertolongan Allah Subhanahuwata’ala untuk bangun di sepertiga malam terakhir.

Dengan ikhtiar yang dilakukan secara konsisten disertai doa, diharapkan setiap Muslim dapat lebih mudah membiasakan diri melaksanakan salat tahajud sebagai salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar. Semoga Allah Subhanahuwata’ala memudahkan langkah kita untuk istiqamah dalam qiyamul lail.

Wallahua'lam bishawab

Editor : Silvina
#wudhu #ulama salaf #tips mudah bangun malam #sulit bangun malam #salat tahajud