PONTIANAK POST – Ketika anggota keluarga atau kerabat sedang sakit, umat Islam dianjurkan untuk tidak hanya berikhtiar melalui pengobatan medis, tetapi juga memperbanyak doa kepada Allah Subhanahuwata’ala. Doa menjadi salah satu bentuk tawakal dan harapan agar Allah memberikan kesembuhan.
Dalam sebuah kajian yang diunggah melalui kanal YouTube @dakwahdaily16, Ustaz Abdul Somad (UAS) membagikan amalan doa yang beliau peroleh sebagai ijazah dari salah seorang gurunya, Syekh Umar Al Ma'ruf Ali dari Sudan.
Menurut UAS, amalan tersebut dapat dibacakan kepada orang yang sedang sakit. Dibacakan dengan media segelas air putih sebagai perantara ikhtiar memohon kesembuhan kepada Allah Subhanahuwata’ala.
Baca Juga: Bacaan Salat Sunnah Sebelum Subuh Sesuai Sunnah, Ini Surat yang Dicontohkan Rasulullah
Ijazah Amalan dari Guru di Sudan
Ustaz Abdul Somad menjelaskan amalan tersebut merupakan ijazah yang beliau terima langsung dari gurunya, Syekh Umar Al Ma'ruf Ali.
Saat menyampaikan ijazah itu kepada para jemaah, UAS juga mengajarkan adab menerima ijazah dengan mengucapkan, "Qabiltu al-ijazah", yang berarti, "Saya menerima ijazah."
Baca Juga: Ini Bacaan Sayyidul Istighfar, Lengkap dengan Arti dan Maknanya
Beliau menuturkan suatu ketika dirinya datang ke rumah sang guru di Sudan. Saat itu, datang seseorang yang sedang sakit meminta didoakan.
Syekh Umar Al Ma'ruf Ali kemudian mengajarkan bacaan-bacaan Alquran yang diamalkan sebagai doa untuk orang sakit.
Bacaan yang Dianjurkan
Baca Juga: Sayyidul Istighfar, Bacaan Istimewa yang Mengantarkan ke Surga
Dalam penjelasannya, Ustaz Abdul Somad menyebutkan rangkaian bacaan sebagai berikut:
- Surah Al-Fatihah sebanyak 7 kali.
- Surah Al-Ikhlas (Qul Huwallahu Ahad) sebanyak 3 kali.
- Surah Al-Falaq sebanyak 1 kali.
- Surah An-Nas sebanyak 1 kali.
Apabila tersedia air putih, bacaan tersebut dapat dibacakan sambil dihembuskan ke air, kemudian diminumkan kepada orang yang sedang sakit atau digunakan sesuai kebutuhan sebagai bagian dari ikhtiar.
Baca Juga: Ini Bacaan Zikir Setelah Salat Fardhu yang Dianjurkan Rasulullah
Doa dan Ikhtiar Harus Berjalan Bersama
Ustaz Abdul Somad menegaskan bahwa doa merupakan bagian penting dari ikhtiar seorang muslim. Namun, doa tidak menggantikan usaha untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.
Dalam Islam, seorang muslim dianjurkan menempuh berbagai ikhtiar yang dibenarkan syariat, termasuk berkonsultasi kepada tenaga medis, mengonsumsi obat yang dianjurkan, dan terus memohon kesembuhan kepada Allah Subhanahuwata’ala.
Baca Juga: Ketika Petir Menggelegar, Ini Bacaan dan Penjelasan tentang Malaikat
Sebab, pada hakikatnya hanya Allah yang memiliki kuasa untuk mengangkat penyakit dan memberikan kesembuhan kepada hamba-Nya.
Tetap Mengutamakan Tawakal kepada Allah Subhanahuwuta’ala.
Amalan yang disampaikan UAS ini merupakan salah satu bentuk doa yang beliau terima dari gurunya dan diamalkan sebagai ikhtiar spiritual.
Baca Juga: Fadhilah Istighfar yang Jarang Disadari, Amalan Sederhana dengan Keutamaan Besar
Setiap muslim dianjurkan memperbanyak doa, membaca ayat-ayat Alquran, berzikir, serta memohon kesembuhan hanya kepada Allah Subhanahuwata’ala dengan tetap mengiringinya melalui usaha pengobatan yang tepat.
Dengan memadukan doa, ikhtiar, dan tawakal, seorang muslim diharapkan tetap optimistis serta yakin setiap penyakit datang atas izin Allah dan kesembuhan pun hanya berasal dari-Nya.
Editor : Silvina