PONTIANAK POST – Setiap muslim tentu berharap dapat masuk surga dan terhindar dari siksa neraka. Namun, para ulama mengajarkan ada satu hal yang bahkan lebih utama untuk dimohonkan kepada Allah Subhanahuwata’ala, yakni ridha Allah.
Seseorang yang memperoleh ridha Allah akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Sebaliknya, orang yang tidak ridha terhadap ketetapan Allah dikhawatirkan tidak akan memperoleh ridha-Nya.
Hal tersebut disampaikan dalam kajian Ustaz Abdul Somad (UAS) yang diunggah melalui kanal YouTube @Ngaji_YukGaes.
Baca Juga: Sayyidul Istighfar, Bacaan Istimewa yang Mengantarkan ke Surga
Ridha Allah Adalah Kunci Segala Kebaikan
Dalam kajian tersebut, UAS menjelaskan seorang muslim hendaknya belajar menerima setiap takdir yang Allah tetapkan, baik yang menyenangkan maupun yang terasa berat.
Orang yang tidak ridha terhadap takdir Allah dikhawatirkan tidak akan mendapatkan ridha Allah Subhanahuwata’ala.Karena itu, para ulama mengajarkan agar doa seorang muslim tidak hanya berisi permintaan tentang kenikmatan surga, tetapi terlebih dahulu memohon agar Allah meridhainya.
Baca Juga: Ingin Dapat Istana di Surga ? Baca Surah Ini 10 Kali dalam Sehari
"Orang yang tak ridha menerima takdir Allah, dia tak dapat ridha Allah," demikian jelas UAS dalam kajian tersebut.
Mengapa Memohon Ridha Didahulukan?
Dalam penjelasan itu disebutkan bahwa ridha Allah memiliki kedudukan yang sangat tinggi.Seorang muslim diajarkan untuk lebih dahulu memohon ridha Allah sebelum memohon surga.
Baca Juga: Keistimewaan Umar bin Khattab, Sahabat Nabi yang Dijamin Surga
Alasannya sederhana tetapi sangat mendalam."Dapat surga belum tentu dapat ridha, tetapi kalau mendapat ridha Allah pasti mendapat surga."
Makna dari ungkapan tersebut adalah bahwa ridha Allah merupakan sumber dari seluruh kenikmatan akhirat. Surga menjadi sempurna karena di dalamnya terdapat ridha Allah kepada hamba-hamba-Nya.
Doa yang Diajarkan Para Ulama
Baca Juga: Bolehkah Mengeraskan Suara Saat Zikir Setelah Salat? Ini Penjelasan Ulama
UAS juga menyampaikan doa yang diajarkan oleh para guru dan ulama untuk memohon ridha Allah Subhanahuwata’ala, yaitu:Allahumma innā nas'aluka riḍhāka wal jannah.
Artinya:"Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu ridha-Mu dan surga."
Doa ini menunjukkan seorang muslim hendaknya menempatkan ridha Allah sebagai tujuan utama dalam setiap permohonannya.
Baca Juga: Ini Bacaan Zikir Setelah Salat Fardhu yang Dianjurkan Rasulullah
Dipanjatkan di Tempat yang Mustajab
UAS juga menyinggung beberapa tempat di sekitar Ka'bah yang dikenal sebagai lokasi yang dianjurkan untuk memperbanyak doa. Seperti kawasan di sekitar Hijir Ismail, Rukun Yamani, dan Hajar Aswad.
Di tempat-tempat yang penuh keberkahan tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, termasuk memohon ridha Allah Subhanahuwata’ala.
Baca Juga: Keutamaan Zikir Pagi dan Petang, Amalan Ringan dengan Manfaat Luar Biasa
Selain itu, umat Islam juga diajarkan membaca doa yang sangat masyhur sebagaimana tercantum dalam Alqurann:
"Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā 'ażāban-nār."
Artinya:"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa api neraka."
Baca Juga: Inilah Keutamaan dan Manfaat Besar yang Dirasakan dari Zikir
Belajar Ridha atas Ketetapan Allah
Ridha bukan berarti menyerah tanpa usaha. Ridha adalah menerima setiap ketetapan Allah dengan hati yang lapang setelah melakukan ikhtiar terbaik.
Sikap inilah yang diajarkan dalam Islam agar seorang mukmin tetap tenang menghadapi ujian maupun nikmat yang diberikan Allah Subhanahuwata’ala.
Dengan terus memohon ridha Allah, seorang muslim berharap seluruh amal ibadahnya diterima, hidupnya dipenuhi keberkahan, dan pada akhirnya memperoleh surga yang telah Allah janjikan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.
Wallahua'lam bihsawab
Editor : Silvina