PONTIANAK POST – Penggunaan foto profil di media sosial kini menjadi hal yang lumrah. Namun, Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan agar umat Islam lebih berhati-hati saat mengunggah foto pribadi karena menurutnya gambar tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media sihir oleh pihak yang berniat buruk.
Pandangan tersebut disampaikan Ustaz Khalid Basalamah dalam tayangan YouTube Shorts di kanal Penyejuk Sunnah. Dalam video tersebut, ia menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan foto profil di media sosial digunakan sebagai sarana praktik sihir.
Foto Dinilai Dapat Menjadi Sarana Praktik Sihir
Ustaz Khalid Basalamah mengatakan foto merupakan salah satu media yang sangat mudah digunakan oleh pelaku sihir apabila seseorang memiliki niat untuk melakukan perbuatan tersebut.
Menurutnya, karena foto pribadi kini mudah diakses melalui berbagai platform media sosial, masyarakat perlu lebih bijak dalam membagikan dokumentasi diri di ruang publik.
"Foto itu adalah cara yang termudah untuk digunakan sebagai media sihir," ujar Ustaz Khalid Basalamah.
Baca Juga: Cara Bijak Berkomentar di Media Sosial Ketika Terjadi Bencana atau Musibah
Meski demikian, dalam tayangan tersebut ia tidak menjelaskan secara rinci mekanisme atau tata cara praktik sihir tersebut, melainkan lebih menekankan pentingnya sikap waspada.
Tidak Perlu Berlebihan Mengunggah Foto Pribadi
Dianjurkan Menghindari Unggahan yang Tidak Perlu
Dalam penjelasannya, Ustaz Khalid Basalamah menyarankan agar umat Islam tidak berlebihan mengunggah foto pribadi di media sosial apabila tidak memiliki kepentingan yang jelas.
Baca Juga: Ustaz Syafiq Riza Basalamah Jelaskan Hukum Sesajen dalam Islam, Bisa Masuk Syirik Besar
Ia menilai, kebiasaan mengganti foto dengan berbagai pakaian atau penampilan hanya untuk mendapatkan pujian dari orang lain sebaiknya dihindari.
Menurutnya, penggunaan media sosial hendaknya tetap memperhatikan manfaat dan risiko yang mungkin timbul.
Foto untuk Dokumen Resmi Tidak Menjadi Masalah
Baca Juga: Benarkah Sesajen Mengundang Murka Allah? Berikut Penjelasan Bahaya Syirik dan Pentingnya Edukasi
Ustaz Khalid Basalamah juga memberikan penegasan bahwa penggunaan foto untuk kebutuhan administratif tidak termasuk dalam hal yang ia maksudkan.
Ia menyebut foto pada dokumen resmi seperti KTP, SIM, maupun ijazah merupakan kebutuhan yang wajar karena memiliki fungsi identitas.
"Kalau untuk KTP, SIM, atau ijazah yang memang diperlukan, tidak ada masalah," jelasnya.
Baca Juga: Tak Hanya Syirik, Ulama Nahdiyin Ini Menyebut Sesajen dalam Tradisi Larung Laut Termasuk Haram
Karena itu, ia membedakan antara penggunaan foto untuk kepentingan resmi dengan unggahan yang bersifat pamer atau sekadar mencari perhatian di media sosial.
Bijak Menggunakan Media Sosial
Di akhir penjelasannya, Ustaz Khalid Basalamah mengajak masyarakat agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial.
Baca Juga: Konselor Ingatkan Jangan Jadikan Media Sosial Tempat Mengumbar Konflik Nafkah Anak
Menurutnya, tidak semua aktivitas di media sosial harus dipublikasikan kepada banyak orang. Ia menyarankan agar pengguna mempertimbangkan manfaat dan dampak sebelum mengunggah foto pribadi.
Dengan sikap yang lebih berhati-hati, diharapkan media sosial dapat dimanfaatkan secara lebih bijak tanpa membuka peluang terhadap berbagai hal yang dinilai dapat membawa mudarat menurut pandangan keagamaan.
Wallahua'lam bishawab
Editor : Silvina