Ustaz Firanda Ungkap Sejumlah Sebab Ini Bisa Jadi Penggugur Dosa, Simak Penjelasannya

Silvina • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:14 WIB
Ustaz Firanda Andirja
Ustaz Firanda Andirja

 

PONTIANAK POST – Pengguguran dosa dalam ajaran Islam tidak hanya dikaitkan dengan taubat. Sejumlah keadaan dan amalan juga disebut dapat menjadi sebab gugurnya dosa seorang Muslim.

Hal itu disampaikan Ustaz Firanda Andirja, MA, dalam sebuah video yang beredar di WhatsApp. Dalam penjelasannya, ia mengutip pandangan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu ta'ala mengenai sejumlah sebab penggugur dosa yang dibahas dalam kitab Majmu' Fatawa.

Ustaz Firanda menyebut Ibnu Taimiyah menjelaskan sekitar 10 sebab yang dapat menjadi penggugur dosa.

Baca Juga: Ustadz Syafiq Riza Basalamah Sebut Dosa Meninggalkan Salat Lebih Berat dari Zina

Beberapa di antaranya adalah taubat, istighfar, sakit, mendapat perlakuan zalim, serta doa kaum Muslimin bagi orang lain.

Taubat dan Istighfar

Menurut penjelasan Ustaz Firanda, taubat menjadi salah satu sebab penggugur dosa.

Baca Juga: Waspada Syirik, Dosa Besar Paling Besar yang Menghapus  Amal 

Selain taubat, terdapat pula istighfar. Keduanya sama-sama berkaitan dengan penghapusan dosa, meski menurutnya terdapat pembahasan tersendiri mengenai perbedaan antara taubat dan istighfar.

Karena itu, seorang Muslim dianjurkan tidak hanya mengandalkan amal kebaikan, tetapi juga memperbanyak memohon ampun kepada Allah Subhanahuwata'ala.

Sakit Disebut Menggugurkan Dosa

Baca Juga: Membaca Yasin di Malam Jumat, Benarkah Diampuni Dosa? Simak Kajian Muhammadiyah

Sebab lainnya adalah sakit. Ustaz Firanda mengutip hadis Nabi Muhammad Shallallahu'alaihiwasallam yang menggambarkan demam sebagai sesuatu yang dapat menghilangkan dosa.

Dalam penjelasannya, ia menyampaikan makna hadis tersebut dengan perumpamaan bahwa demam menghilangkan dosa sebagaimana alat pandai besi menghilangkan karat pada besi.

Dengan demikian, sakit yang dialami seorang Muslim tidak hanya dipandang sebagai ujian, tetapi juga dapat menjadi sebab mendapatkan penghapusan dosa apabila dihadapi dengan sikap yang benar.

Baca Juga: Hati-Hati, Ada Dua Dosa yang Balasannya Disegerakan Allah Saat Masih Hidup di Dunia

Bukan hanya demam, sakit dan kondisi serupa juga disebut dalam penjelasan tersebut sebagai salah satu sebab yang dapat menggugurkan dosa.

Diperlakukan Zalim

Ustaz Firanda juga menyebut perlakuan zalim dari orang lain sebagai salah satu sebab penggugur dosa.

Baca Juga: Begini Cara Menjadi Hamba yang Dicintai Allah Meski Banyak Berbuat Dosa

Seseorang yang mendapatkan perlakuan tidak adil atau dizalimi dapat menjadikan keadaan tersebut sebagai bagian dari sebab penghapusan dosa.

Penjelasan itu menunjukkan bahwa ujian yang datang melalui perlakuan orang lain juga memiliki sisi spiritual bagi seorang Muslim.

Doa Orang Lain untuk Orang yang Telah Meninggal

Baca Juga: Penyebab Doa Belum Dikabulkan Menurut Islam (Bag-1) : Salah Satunya Karena Kurang Ikhlas

Sebab lainnya yang disampaikan adalah doa kaum Muslimin untuk seseorang.

Ustaz Firanda memberikan gambaran mengenai seseorang yang telah meninggal dunia dan membawa dosa. Kemudian, setelah kematiannya, ada orang lain yang mendoakannya.

Doa tersebut dapat dilakukan ketika seseorang berziarah ke makam, mendoakannya secara pribadi, atau mengingatnya dalam doa.

Baca Juga: Penyebab Doa Belum Dikabulkan Menurut Islam (Bag-2) : Putus Asa saat Berdoa Bisa Jadi Penghalang

Ia juga menyebut doa dari orang tua, istri, maupun anak sebagai bentuk doa yang dapat memberikan manfaat bagi orang yang telah meninggal.

Menurut penjelasan tersebut, doa kaum Muslimin dapat memberikan manfaat bagi sesama Muslim, termasuk menjadi sebab gugurnya dosa.

Pengingat agar Tidak Berputus Asa

Penjelasan mengenai sebab-sebab penggugur dosa tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa seorang Muslim memiliki banyak jalan untuk mendapatkan ampunan Allah SWT.

Taubat dan istighfar menjadi bagian dari amalan yang dapat dilakukan secara langsung. Sementara sakit, ujian, maupun doa orang lain merupakan keadaan yang berada di luar kendali seseorang.

Namun, seluruhnya tetap harus dipahami dalam kerangka ajaran Islam dan tidak menjadi alasan bagi seseorang untuk sengaja melakukan dosa.

Penjelasan Ustaz Firanda Andirja tersebut merujuk pada pembahasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu' Fatawa mengenai sebab-sebab penggugur dosa.

 

 

Editor : Silvina
penggugur dosa Ustaz Firanda Andirja taubat dan istighfar doa penghapus dosa Ibnu Taimiyah