Ingin Selamat dari Siksa Kubur dan Neraka? Ini Amalan yang Dianjurkan

Silvina • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 14:55 WIB
Ilustrasi seorang Muslim berdoa memohon perlindungan Allah dari siksa kubur dan azab neraka.
Ilustrasi seorang Muslim berdoa memohon perlindungan Allah dari siksa kubur dan azab neraka.
 
 
PONTIANAK POST — Keinginan untuk selamat dari siksa kubur dan azab neraka menjadi perhatian penting bagi seorang Muslim. Salah satu cara yang disebutkan adalah memperbanyak amal saleh yang dapat mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla.

Penjelasan mengenai hal tersebut disampaikan Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam materi yang dimuat Almanhaj.

Menurut penjelasan tersebut, suatu amalan disebut sebagai amal saleh apabila memenuhi dua syarat utama, yakni dilakukan dengan ikhlas karena Allah dan sesuai dengan syariat-Nya.

Baca Juga: Ustaz Das'ad Latif Sebut Istri Durhaka Termasuk Golongan yang Amal Ibadahnya Tidak Diterima

Amal Harus Ikhlas dan Sesuai Syariat

Ikhlas berarti seseorang melakukan ibadah semata-mata untuk mencari rida Allah. Amal tersebut tidak ditujukan untuk mendapatkan pujian manusia, melakukan riya atau sum'ah, maupun mengejar kepentingan dunia.

Selain ikhlas, amalan juga harus sesuai dengan ajaran agama dan tidak dibuat-buat dalam agama Allah.

Baca Juga: Ingin Rezeki Dilapangkan? Ini 6 Amalan yang Bisa Dilakukan Selain Berusaha

Dalam hadis qudsi disebutkan:

أَنَا أَغْنَى الشُّرَكَاءِ عَنْ الشِّرْكِ، مَنْ عَمِلَ عَمَلًا أَشْرَكَ فِيهِ مَعِي غَيْرِي تَرَكْتُهُ وَشِرْكَهُ

Artinya: “Saya paling tidak butuh kepada sekutu. Barangsiapa melakukan suatu amalan yang dia menyekutukan Aku dan yang selain Aku dalam amalan tersebut, maka Aku tinggalkan dia bersama sekutunya.”

Baca Juga: Empat Amalan Sederhana Muslimah untuk Masuk Surga, Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

Artinya: “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan dari ajaran kami, maka amalannya tersebut tertolak.”

Baca Juga: Sejumlah Amal Saleh Ini Pahalanya Terus Mengalir Meski Seseorang Telah Wafat

Menjaga Kesucian dari Air Kencing

Salah satu hal yang disebut dapat menjadi sebab seseorang terhindar dari siksa kubur adalah menjaga kebersihan dan kesucian setelah buang air kecil.

Dalam hadis dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati dua kuburan dan bersabda:

Baca Juga: Bukan Soal Banyak, Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah Menurut Hadis Rasulullah

إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ، وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ

Artinya: “Sungguh keduanya sedang diadzab dan mereka berdua diadzab bukan karena suatu yang besar.”

Dalam hadis tersebut dijelaskan, salah seorang tidak menjaga diri dari air kencing, sedangkan yang lainnya melakukan namimah atau menyebarkan keburukan orang lain untuk mengadu domba.

Baca Juga: Jangan Sembarangan Menetapkan Amalan Khusus, Ibadah Harus Berdasarkan Dalil

Karena itu, menjaga kesucian setelah buang air kecil menjadi salah satu perkara yang ditekankan dalam penjelasan tersebut.

Memohon Perlindungan dari Siksa Kubur dan Neraka

Selain melakukan amal saleh, seorang Muslim juga dianjurkan untuk sering memohon perlindungan kepada Allah dari siksa kubur dan azab neraka.

Baca Juga: Jangan Mudah Memvonis Bidah, Rutinkan Amalan Belum Tentu Menyimpang

Doa tersebut dianjurkan dibaca ketika duduk tasyahhud dalam shalat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

Artinya: “Wahai Allah! Aku memohon perlindungan kepada-Mu dari azab neraka Jahannam; aku memohon perlindungan kepada-Mu dari azab kubur; aku memohon perlindungan kepada-Mu dari fitnah Dajjal dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari fitnah dalam kehidupan dunia dan fitnah setelah kematian.”

Baca Juga: Fadhilah Istighfar yang Jarang Disadari, Amalan Sederhana dengan Keutamaan Besar

Keselamatan Akhirat Adalah Keberuntungan

Alquran mengingatkan bahwa keselamatan sejati adalah ketika seseorang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.

Allah Azza wa Jalla berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 185:

Baca Juga: Ingin Pahala Maksimal Salat Jumat, Lakukan Amalan Ini Sesuai Sunnah Nabi

فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Artinya: “Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”

Penjelasan tersebut menekankan pentingnya memperhatikan kehidupan akhirat melalui amal saleh, menjaga keikhlasan, mengikuti syariat, menjaga kesucian diri, serta memperbanyak doa memohon perlindungan kepada Allah dari siksa kubur dan azab neraka.

Wallahua'lam bishawab 

Editor : Silvina
azab neraka siksa kubur doa perlindungan ikhlas amal saleh