PONTIANAK POST – Ustazah Halimah Alaydrus mengingatkan para ibu agar tidak menjadikan kasih sayang kepada anak sebagai investasi untuk mendapatkan perhatian atau perawatan ketika memasuki usia tua.
Pesan tersebut disampaikan Ustazah Halimah Alaydrus melalui sebuah YouTube Short yang ditayangkan akun nuraeani_irman pada 9 September 2026. Ia menyoroti pola pikir sebagian orang tua yang merawat anak dengan harapan kelak anak akan melakukan hal yang sama kepada mereka.
Menurutnya, menyayangi anak ketika masih kecil memang penting. Namun, niat di balik kasih sayang tersebut perlu diperhatikan agar tidak semata-mata diarahkan untuk memperoleh balasan pada masa mendatang.
Jangan Menyayangi Anak demi Balasan
Ustazah Halimah menggambarkan pemikiran yang sering muncul di kalangan orang tua. Seorang ibu mengurus anaknya dengan sepenuh hati ketika kecil dengan harapan anak tersebut nantinya akan mengurus dirinya ketika sudah tua.
Ia mengingatkan agar kasih sayang kepada anak tidak dibangun dengan tujuan seperti itu. Sebab, urusan kasih sayang antara orang tua dan anak bukan satu-satunya hal yang menentukan siapa yang akan merawat seseorang ketika memasuki usia lanjut.
Baca Juga: Ustazah Aisyah Dahlan: Perempuan Berkarya Bukan Berarti Ikut Mencari Nafkah
Allah yang Mengatur Kehidupan Manusia
Ustazah Halimah kemudian mengajak para ibu untuk mengingat bahwa manusia telah mendapatkan pertolongan dan pemeliharaan Allah Subhanahu wa Ta'ala sejak berada di dalam rahim.
Ia menyebut rezeki, penciptaan hidung, mata, serta anggota tubuh manusia sebagai bagian dari hal-hal yang telah Allah Subhanahu wa Ta'ala berikan kepada manusia.
Baca Juga: Istri Sering Ngomel? Ini Cara Menghadapinya Menurut Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri
Karena itu, menurutnya, orang tua tidak perlu terlalu mencemaskan siapa yang akan merawat mereka ketika kondisi fisik mulai menurun.
Tak Perlu Takut Ditinggalkan Anak
Dalam pesannya, Ustazah Halimah juga menyinggung kondisi seseorang ketika memasuki usia tua. Pendengaran dapat berkurang, kemampuan berbicara tidak lagi seperti sebelumnya, dan tulang dapat mengalami kerapuhan.
Baca Juga: Pikiran Buruk Terlintas di Hati, Apakah Tetap Dihisab? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Ia mengingatkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala yang menciptakan manusia tetap mampu mengurus dan menjaganya ketika memasuki kondisi tersebut.
Karena itu, ia meminta para ibu tidak diliputi kekhawatiran berlebihan apabila suatu saat anak tidak berada di sisi mereka atau tidak dapat merawat sebagaimana yang diharapkan.
Pesan tersebut sekaligus mengajak para ibu untuk meletakkan kasih sayang kepada anak pada niat yang benar, bukan sebagai bentuk pertukaran: merawat anak ketika kecil agar kelak mendapatkan balasan ketika sudah tua.
Wallahua'lam bishawab
Editor : Silvina