PONTIANAK POST – Ustaz Hanan Attaki menyampaikan nasihat mengenai peran doa ayah dan kebaikan ibu dalam perjalanan seseorang merintis karier hingga meraih kesuksesan.
Pesan tersebut disampaikan melalui video YouTube Shorts @Pangestuguru82 yang diunggah 15 September 2026. Ia menjelaskan pentingnya meminta doa ayah ketika sedang berjuang dan mengutamakan ibu saat ingin membalas kebaikan.
Saat Merintis Karier, Minta Doa Ayah
Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Ungkap Keutamaan Istighfar, Bisa Jadi Sebab Turunnya Hujan
Ustaz Hanan Attaki menyampaikan bahwa seseorang yang sedang merintis karier dapat terlebih dahulu meminta doa kepada ayah.
Ia menggambarkan seorang anak yang datang kepada ayahnya dan meminta didoakan agar perjuangannya memperoleh keberhasilan.
"Kalau kalian belum sukses, minta doanya ke ayah," ujar Hanan Attaki.
Baca Juga: Ustaz Das’ad Latif: Boleh Koreksi Pemimpin, Tapi Kritik Harus Tetap Beradab
Menurutnya, doa ayah menjadi bagian penting dalam nasihat yang disampaikannya mengenai perjalanan seseorang menuju kesuksesan.
Setelah Sukses, Utamakan Kebaikan kepada Ibu
Selain membahas doa ayah, Hanan Attaki juga menekankan pentingnya membalas kebaikan ibu ketika seseorang telah meraih kesuksesan.
Baca Juga: Ustaz Firanda Ungkap Sejumlah Sebab Ini Bisa Jadi Penggugur Dosa, Simak Penjelasannya
Ia menyampaikan gambaran bahwa saat seseorang sudah berhasil, kepulangan dan perhatian kepada ibu menjadi hal yang perlu diutamakan.
"Kalau kalian udah sukses, balasnya ibu dulu," katanya.
Ia kemudian menjelaskan bahwa nasihat tersebut berkaitan dengan kedudukan ibu dan ayah dalam ajaran Islam mengenai berbuat baik kepada orang tua.
Baca Juga: Tetangga dan Teman Bisa Menyeret pada Masalah, Ini Pesan Ustaz Das’ad Latif
Doa Ayah dan Kedudukan Ibu
Dalam penjelasannya, Hanan Attaki menyebutkan bahwa doa seorang ayah tidak memiliki hijab dengan Allah. Ia juga menghubungkan nasihat itu dengan pertanyaan tentang orang yang paling layak mendapatkan perlakuan baik.
Ia mengutip urutan yang menempatkan ibu terlebih dahulu, kemudian ayah, ketika seseorang ditanya mengenai orang yang paling berhak mendapatkan kebaikan.
Baca Juga: Rezeki Terasa Sulit atau Cepat Pergi? Ustaz Hilman Fauzi Beri 5 Pesan Ini
"Kalau kita tanya, Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling layak untuk aku berbuat baik? Ibumu, baru ayahmu," tuturnya.
Nasihat untuk Meraih Kebahagiaan
Hanan Attaki kemudian menghubungkan doa orang tua dan kebaikan kepada ibu dengan upaya seseorang meraih kebahagiaan serta kesuksesan.
Baca Juga: Tiga Cara Allah Menjawab Doa Menurut Ustaz Adi Hidayat, Tidak Selalu Sesuai Permintaan
Ia menegaskan bahwa kehilangan ibu merupakan sesuatu yang tidak dapat digantikan, meskipun dalam nasihatnya ia mengajak seseorang tetap memperhatikan peran ayah.
"Untuk bahagia, untuk sukses, yaitu ayah, walaupun kehilangan ibu itu enggak ada gantinya," ujarnya.
Nasihat tersebut mengajak seseorang memperhatikan hubungan dengan kedua orang tua, baik ketika sedang merintis karier maupun setelah mencapai keberhasilan.
Wallahua'lam bishawab
Editor : Silvina