Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pegadaian Ubah Emas Batangan Jadi Tabungan Digital

Aristono Edi Kiswantoro • Kamis, 26 Juni 2025 | 21:04 WIB
Manajemen dan karyawan PT Pegadaian saat peluncuran fitur Setor Fisik Emas di Pegadaian Cabang Salemba, Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Manajemen dan karyawan PT Pegadaian saat peluncuran fitur Setor Fisik Emas di Pegadaian Cabang Salemba, Jakarta, Rabu (25/6/2025).

PONTIANAK POST - PT Pegadaian kembali memperkuat posisinya sebagai pionir layanan investasi emas di Indonesia melalui peluncuran fitur baru “Setor Fisik Emas”, sebuah inovasi yang memungkinkan masyarakat mengonversi emas batangan fisik menjadi saldo Tabungan Emas digital.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari transformasi Pegadaian menuju ekosistem Bank Emas yang terintegrasi, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis logam mulia.

Fitur ini memberi alternatif penyimpanan emas yang lebih aman, praktis, dan transparan melalui sistem keuangan digital.

"Ini adalah langkah nyata, bukan sekadar mimpi. Pegadaian kini menjadi pemilik sistem yang terintegrasi untuk ekosistem Bank Emas Indonesia,” kata Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, dalam peluncuran resmi fitur tersebut di Cabang Salemba, Jakarta, Rabu (25/6).

Fitur Setor Fisik Emas dapat diakses dengan membawa emas batangan bermerek Galeri 24, Antam, UBS, atau Lotus Archi, ke outlet Pegadaian yang telah ditunjuk.

Berat emas yang diterima mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Setelah diverifikasi, emas tersebut langsung dikonversi menjadi saldo Tabungan Emas yang bisa dipantau secara real-time lewat aplikasi digital Pegadaian.

Baca Juga: Kasasi Dikabulkan, WNA China Yu Hao Terdakwa Pencuri Emas 774 Kg di Ketapang Batal Divonis Bebas

Menurut Elvi Rofiqotul Hidayah, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk, fitur ini bukan hanya menyederhanakan manajemen investasi emas, tetapi juga membuka peluang untuk menghasilkan imbal hasil tambahan melalui fasilitas Gadai Tabungan Emas dan Deposito Emas.

“Saldo Tabungan Emas bisa langsung digadaikan saat dibutuhkan, atau ditempatkan sebagai deposito untuk memperoleh imbal hasil. Jadi emas tidak hanya diam, tetapi juga produktif,” ujar Elvi.

Untuk tahap awal, layanan ini tersedia di 13 outlet di Jabodetabek dan Balikpapan, termasuk Salemba, Serang, Bekasi Utama, dan Cengkareng.

Rinaldi Lubis, Pemimpin Wilayah Kanwil IV Balikpapan, mengatakan fitur ini akan mendorong peningkatan literasi keuangan dan pengelolaan investasi yang lebih efisien di Kalimantan.

 

Dengan inovasi ini, Pegadaian mempertegas ambisinya sebagai pemain utama dalam sistem keuangan berbasis emas, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#digital #tabungan #pegadaian #emas #salemba