Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pontianak Tuan Rumah FESyar KTI 2025 : Momentum Perkuat Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia

Marsita Riandini • Senin, 25 Agustus 2025 | 16:57 WIB

Harisson, Sekda Kalbar, menyampaikan pentingnya penguatan literasi dan inklusi ekonomi syariah dalam konferensi pers FESyar KTI 2025 di Kantor Perwakilan BI Kalbar, Senin 25 Agustus 2025.
Harisson, Sekda Kalbar, menyampaikan pentingnya penguatan literasi dan inklusi ekonomi syariah dalam konferensi pers FESyar KTI 2025 di Kantor Perwakilan BI Kalbar, Senin 25 Agustus 2025.

 

PONTIANAK POST - Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) 2025 akan digelar pada 29 Agustus hingga 1 September 2025 di Kota Pontianak.

Acara ini akan menghadirkan peserta dari 22 provinsi kawasan timur Indonesia, sekaligus menjadi ajang promosi potensi daerah dan penguatan jejaring antar pelaku ekonomi syariah.

Fokus utama festival meliputi pengembangan produk halal, pembiayaan syariah, UMKM, hingga pariwisata ramah Muslim.

Panitia menargetkan capaian signifikan, antara lain omzet penjualan UMKM sebesar Rp10,5 miliar, pembiayaan syariah melalui business matching senilai Rp1,5 miliar, lebih dari 22 ribu pengunjung, serta 5 juta impresi media digital.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menegaskan bahwa festival ini adalah wadah nyata untuk memperkuat literasi, inklusi, dan implementasi ekonomi syariah di berbagai sektor, mulai dari perbankan, industri halal, UMKM, hingga pariwisata berbasis syariah.

“Festival Ekonomi Syariah ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan potensi besar Kalimantan Barat dan kawasan timur Indonesia dalam mengembangkan ekonomi syariah yang inklusif dan berdaya saing. Kita ingin mendorong agar ekonomi syariah tidak hanya menjadi alternatif, tetapi arus utama pembangunan ekonomi,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Perwakilan BI Kalbar, Senin (25/8/2025).

Baca Juga: Polresta Pontianak Ungkap Kasus Uang Palsu, Tiga Pelaku Diamankan

Harisson juga menekankan keterlibatan luas pemangku kepentingan, mulai dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, kementerian, perbankan syariah, lembaga pendidikan, komunitas UMKM, hingga generasi muda.

Selain pameran produk halal, FESyar KTI 2025 akan menampilkan business matching, forum investasi, dan seminar internasional.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Kalbar juga akan menggelar Seminar Nasional bertema “Muatan Ekonomi Syariah dalam Asta Cita Presiden dan RPJMD Kalbar 2025–2029” pada 9 September 2025, dengan pelaksanaan dipercayakan kepada Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Doni Septadijaya, menambahkan bahwa tema besar FESyar KTI 2025 adalah “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Kawasan Timur Indonesia.”

“Ekonomi syariah memiliki peran penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata, inklusif, serta resilien. Bank Indonesia memandang ekonomi syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru yang mampu menopang perekonomian nasional,” jelasnya.

Baca Juga: Harga Bawang Merah Masih Tinggi, Warga Sambas Kurangi Penggunaan Bumbu Masak

Selain lembaga keuangan, Kementerian Agama Kalbar juga menyatakan dukungannya. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Kalbar, Mahmud, menyebut penguatan zakat profesi, zakat fitrah, hingga program wakaf uang berbasis QRIS telah berjalan dan terbukti memberi dampak signifikan, termasuk dalam beasiswa, program bedah rumah, dan pemberdayaan UMKM.

Dengan dukungan lintas sektor, FESyar KTI 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam menguatkan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia, khususnya di kawasan timur, sekaligus membawa manfaat nyata bagi masyarakat. (mrd)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#syariah #halal #FESyar #bank indonesia #kalimantan barat #KTI