PONTIANAK POST - Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Kijing terus menunjukkan tren pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun. Beragam komoditas mulai dari curah cair, curah kering, hingga general cargo mencatat peningkatan throughput yang mencolok, menegaskan peran strategis pelabuhan ini sebagai pintu utama arus logistik Kalimantan Barat. Berikut datanya:
Curah Cair
* Sejak Agustus 2020 221.191 throughput (ton)
*2021 617.310 throughput (ton)
*2022 644.170 throughput (ton)
*2023 1.616.630 throughput (ton)
*2024 1.787.739 throughput (ton)
*Hingga Oktober 2025 1.276.512 throughput (ton)
Curah kering
*Sampai 14 Juli 2021 33.403 throughput (ton)
*2022 23.200 throughput (ton)
*2023 130.560 throughput (ton)
*2024 725.443 throughput (ton)
*Hingga 2025 1.654.998 throughput (ton)
General Cargo
*Sampai 14 Juli 2021 6.735 throughput (ton)
*Mulai Februari 2022 17.346 throughput (ton)
*2023 261.942 throughput (ton)
*2024 233.277 throughput (ton)
*Hingga Oktober 2025 83.945 throughput (ton)
Kapasitas ekspor
*2020 (4 bulan) 147.948 ton
*2021 (6,5 bulan) 390.411 ton
*2022 (6,5 bulan) 406.117 ton
*2023 908.157 ton
*2024 638.812 ton
*Hingga 2025 329.363 ton
Kapasitas impor
*2022 (6,5 bulan) 20.553 ton
*2023 236.998 ton
*2024 339.323 ton
*Hingga Oktober 2025 328.170 ton
*Sumber: PT. Pelindo Regional 2
Editor : Aristono Edi Kiswantoro