Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Ingin Investasi Emas? Jangan Mulai Sebelum Tahu Tips Penting Ini agar Tidak Salah Langkah

Khoiril Arif Ya'qob • Rabu, 21 Januari 2026 | 19:30 WIB
Ilustrasi emas.
Ilustrasi emas.

PONTIANAK POST – Minat masyarakat terhadap investasi emas terus meningkat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian.

Meski terlihat sederhana dan aman, investasi emas tetap membutuhkan pengetahuan dan strategi yang tepat.

Tanpa memahami dasar-dasarnya, langkah yang diambil bisa berisiko salah arah dan tidak memberikan hasil optimal.

Dilansir dari Prudential, berikut tips agar Anda bisa mendapatkan harga emas terbaik.

Baca Juga: Gen Z Dominasi Investasi Tabungan Emas

1. Cek Harga Emas

Sebelum memutuskan membeli, pastikan Anda mengecek harga emas terbaru melalui sumber tepercaya, seperti situs resmi Butik Emas Antam, Pegadaian, marketplace, atau toko emas pilihan.

Umumnya, tersedia informasi harga untuk berbagai ukuran, mulai dari setengah gram hingga 100 gram.

Luangkan waktu untuk membandingkan harga sekaligus mengikuti perkembangan berita ekonomi terkini, terutama yang berkaitan dengan emas, karena pergerakan harga emas dalam negeri sangat dipengaruhi oleh harga emas dunia.

2. Pilih Cara Investasi

Setelah mengetahui harga emas terkini, langkah selanjutnya adalah menentukan cara investasi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Investasi emas dapat dilakukan melalui berbagai pilihan, mulai dari membeli emas fisik langsung di Butik Emas Antam atau toko emas tepercaya, memanfaatkan layanan tabungan emas di Pegadaian, hingga membelinya melalui marketplace. Lalu, apa perbedaan dari masing-masing pilihan tersebut?

Keunggulan emas fisik terletak pada kepemilikan langsung karena emas dapat dibawa pulang atau disimpan sendiri di rumah.

Sementara itu, tabungan emas menawarkan fleksibilitas karena Anda dapat menabung atau mencicil sesuai kemampuan.

Dana yang disetorkan akan otomatis dikonversi ke dalam satuan gram emas. Namun, jika suatu saat ingin mencetak emas fisik dari tabungan tersebut, Anda perlu menyiapkan biaya cetak tambahan.

Baca Juga: Emas Tembus Rp2,6 Juta, Harga Perak Naik 100 Persen: Bagaimana Prediksi di 2026?

Apa pun metode yang dipilih, investasi pada dasarnya merupakan upaya mengelola keuangan secara bijak.

Dengan perencanaan yang tepat, investasi emas dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga kestabilan finansial dan menjamin masa depan Anda serta keluarga.

3. Pilih Cara Penyimpanan

Khusus bagi Anda yang membeli emas fisik, emas dapat disimpan di safety box di rumah, safe deposit box di bank, dititipkan di Pegadaian, atau memanfaatkan layanan Brankas LM dari Antam.

Baca Juga: Jangan Salah Langkah! Ini Tahapan Lengkap Gadai Emas di Pegadaian yang Wajib Kamu Tahu

4. Waktu Mencairkan Emas

Kapan waktu yang tepat untuk mencairkan emas? Jawabannya bergantung pada tujuan investasi Anda. Jika target finansial telah tercapai, tidak ada salahnya segera melakukan pencairan.

Namun, jika mengincar imbal hasil yang lebih optimal, emas sebaiknya disimpan dalam jangka menengah hingga panjang, setidaknya sekitar lima tahun.

Sebagai tips tambahan, pertimbangkan untuk membeli emas dalam pecahan kecil, seperti satu gram. Pecahan kecil cenderung lebih fleksibel dan mudah dicairkan dibandingkan emas berukuran besar, misalnya 50 gram.

Selamat berinvestasi, dan jangan lupa untuk selalu memantau harga emas terbaru sebelum mengambil keputusan. (*)

Editor : Miftahul Khair
#tips #pemula #investasi #emas #strategi