Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Tiket Internasional Lebih Murah, Warga Kaltim Mulai Tinggalkan Wisata Domestik dan Beralih ke Destinasi ASEAN

Basilius Andreas Gas • Selasa, 26 Mei 2026 | 21:32 WIB
Minat wisata masyarakat Kaltim mulai bergeser ke negara-negara ASEAN seiring harga tiket internasional yang semakin terjangkau. (Kaltim Post)
Minat wisata masyarakat Kaltim mulai bergeser ke negara-negara ASEAN seiring harga tiket internasional yang semakin terjangkau. (Kaltim Post)

PONTIANAK POST- Peta perjalanan wisata masyarakat Kalimantan Timur mulai bergeser drastis setelah harga tiket penerbangan internasional dinilai semakin kompetitif dibanding sejumlah rute domestik, sehingga negara-negara ASEAN kini menjadi incaran baru wisatawan.

Perubahan itu terlihat dari meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan ke luar negeri untuk kebutuhan liburan keluarga maupun perjalanan pribadi. Jika sebelumnya destinasi domestik menjadi pilihan utama, kini negara seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei mulai dilirik karena dianggap lebih terjangkau dan efisien.

Owner Trans Borneo Tours and Travel, Joko Purwanto, mengatakan masyarakat saat ini semakin realistis dalam menentukan tujuan perjalanan dengan mempertimbangkan efisiensi biaya.

“Sekarang ini penerbangan luar negeri malah ada yang lebih murah dibanding dalam negeri. Jadi orang melihat pilihan lain untuk liburan,” ujarnya, Senin (25/5).

Menurut Joko, kondisi tersebut bukan lagi sekadar tren musiman, melainkan mulai membentuk pola baru perilaku wisata masyarakat kelas menengah di Kalimantan Timur. Selain harga tiket yang bersaing, faktor jarak tempuh yang relatif dekat juga menjadi alasan utama masyarakat memilih negara-negara ASEAN sebagai destinasi wisata.

“Orang sekarang tinggal memilih mau ke mana. Kadang ke Malaysia bisa lebih murah dibanding perjalanan domestik,” katanya.

Ia menilai berkembangnya rute internasional dari Balikpapan turut membuka peluang baru bagi industri perjalanan lokal. Masyarakat juga mulai menyadari bahwa wisata ke luar negeri tidak lagi identik dengan biaya mahal seperti beberapa tahun sebelumnya.

Selain itu, perubahan minat wisata tersebut turut dipengaruhi kemudahan akses informasi perjalanan, gencarnya promosi maskapai penerbangan, hingga meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap pengalaman wisata lintas negara. (*)

Editor : Basilius Andreas Gas
#luar negeri #liburan #kompetitif #kaltim #harga tiket