PONTIANAK POST - Di tengah tekanan ekonomi akibat melemahnya rupiah, banyak keluarga merasa pengeluaran terus bertambah meski tidak melakukan perubahan gaya hidup yang signifikan.
Menurut financial planner Rista Zwestika, salah satu penyebabnya adalah kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele.
Kebiasaan yang Bikin Uang Habis
Dilansir dari Jawapos, Rista menyebut kebocoran pengeluaran paling sering muncul dari aktivitas sehari-hari yang terlihat tidak berbahaya. Mulai terlalu sering membeli kopi dan makanan online, checkout impulsif di e-commerce, hingga langganan aplikasi yang jarang dipakai.
Baca Juga: Rupiah Melemah, Saatnya Keluarga Melakukan Financial Check-Up
Selain itu, cicilan kecil dari paylater, gaya hidup demi mengikuti tren media sosial, hingga kebiasaan nongkrong berlebihan juga menjadi sumber pengeluaran yang diam-diam menguras keuangan.
’’Nominalnya memang terlihat kecil, tapi kalau dikumpulkan bisa sangat besar setiap bulan,’’ katanya.
Evaluasi Pengeluaran Secara Berkala
Rista mengingatkan bahwa kebocoran finansial sering kali tidak terasa karena terjadi sedikit demi sedikit. Namun jika dibiarkan, jumlahnya dapat menggerus kemampuan menabung dan mengurangi ruang gerak keuangan keluarga.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Purbaya Pastikan Utang Pemerintah Tetap Aman
Karena itu, keluarga perlu melakukan evaluasi rutin terhadap seluruh pengeluaran agar lebih mudah membedakan kebutuhan dan keinginan. (*)
Editor : Chairunnisya