Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Chatib Basri Bantah Ditawari Posisi Menteri Keuangan oleh Prabowo, Pertemuan di Istana Bahas Kondisi Ekonomi Nasional

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 9 Juni 2026 | 21:56 WIB
Ekonom dan juga mantan Menteri Keuangan Periode 2013-2014 Chatib Basri di Gedung Pakarti Centre, Jakarta, Selasa (18/2). (Saifan Zaking/JawaPos.com)
Ekonom dan juga mantan Menteri Keuangan Periode 2013-2014 Chatib Basri. (Saifan Zaking/JawaPos.com)

PONTIANAK POST – Ekonom Chatib Basri membantah kabar yang menyebut dirinya ditawari posisi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa sore. Menurut Chatib, agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas perkembangan dan kondisi ekonomi nasional.

"Nggak ada (tawaran jadi Menteri Keuangan). Ini kita bahas soal ekonomi kok," ujar Chatib kepada wartawan usai pertemuan, Selasa (9/6/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus meredam spekulasi yang berkembang di tengah isu perombakan Kabinet Merah Putih, khususnya terkait posisi Menteri Keuangan yang saat ini dijabat Purbaya Yudhi Sadewa.

Chatib Hadir Bersama Dewan Ekonomi Nasional

Dalam kesempatan itu, Chatib juga meluruskan informasi yang menyebut dirinya berada dalam forum yang sama dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat bertemu Presiden Prabowo.

Mantan Menteri Keuangan era Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono itu menegaskan dirinya hadir bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN), termasuk Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan.

"Pak Menkes? Oh nggak ada. Saya sama DEN saja," katanya.

Nama Chatib dan Budi Gunadi Muncul dalam Isu Pergantian Menkeu

Dalam beberapa hari terakhir, nama Chatib Basri santer disebut sebagai kandidat Menteri Keuangan yang baru. Selain Chatib, muncul pula nama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang disebut-sebut berpotensi mengisi posisi tersebut.

Spekulasi itu mencuat setelah Presiden Prabowo memanggil sejumlah tokoh ke Istana Kepresidenan di tengah beredarnya isu reshuffle kabinet.

Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Presiden maupun pemerintah yang mengindikasikan adanya pergantian Menteri Keuangan.

Purbaya Tegaskan Tetap Jalankan Tugas

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tetap menjalankan tugas sebagai bendahara negara sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Kami ikut perintah Bapak Presiden. Jadi, komitmennya kuat, maju terus. Mundur juga maju kita," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6).

Purbaya mengaku tidak mengetahui asal-usul rumor yang menyebut dirinya akan mundur dari jabatan Menteri Keuangan. Ia menduga isu tersebut sengaja diembuskan untuk memengaruhi sentimen pasar.

Meski demikian, ia memastikan seluruh fungsi dan tugas otoritas fiskal tetap berjalan normal.

Istana Pastikan Tidak Ada Rencana Ganti Menteri Keuangan

Pemerintah juga telah memberikan klarifikasi terkait rumor yang beredar. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan.

Menurut Prasetyo, fokus pemerintah saat ini adalah memperkuat koordinasi kebijakan ekonomi guna menjaga stabilitas nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global.

"Pemerintah saat ini fokus memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan nasional," tegasnya.

Mengapa Isu Menteri Keuangan Menjadi Sorotan?

Posisi Menteri Keuangan memiliki peran sentral dalam mengelola kebijakan fiskal, APBN, dan menjaga kepercayaan pasar. Karena itu, setiap isu pergantian pejabat di sektor ekonomi kerap mendapat perhatian besar dari pelaku usaha, investor, dan masyarakat.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kepastian arah kebijakan fiskal menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar dan iklim investasi nasional. XX

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Chatib Basri #Prabowo Subianto #menteri keuangan #Reshuffle Kabinet #Purbaya Yudhi Sadewa