PONTIANAK POST - Konsultan Bisnis dan Web Bisnis, Firman Elhakim, menyarankan calon pengusaha memilih bidang usaha yang dekat dengan minat atau hobi.
Hal ini membuat proses membangun bisnis lebih menyenangkan dan bertahan dalam tekanan. Namun, minat saja tidak cukup untuk memastikan keberhasilan.
’’Minat saja tidak cukup. Setiap ide bisnis harus diuji kelayakannya melalui riset pasar dan analisis pesaing. Calon pengusaha perlu memahami apakah usaha tersebut mampu menghasilkan margin yang baik, memiliki perputaran yang cepat, dan berpotensi dikembangkan menjadi bisnis yang lebih besar di masa depan,’’ ungkapnya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Rencana Bisnis Jadi Peta Jalan Penting bagi Pengusaha Pemula
Fokus Mendapatkan Pelanggan Pertama
Saat usaha diluncurkan, fokus utama adalah mendapatkan pelanggan pertama. Momentum awal sangat penting untuk membangun kepercayaan pasar.
Firman menyarankan pelaku usaha memanfaatkan promosi pembukaan dan jaringan terdekat.
Baca Juga: Kesiapan Mental dan Strategi Jadi Kunci Awal Membangun Usaha
’’Jangan ragu meminta testimoni dari pelanggan yang puas. Rekomendasi dari pelanggan pertama sering kali menjadi alat pemasaran paling efektif untuk menarik pelanggan berikutnya,’’ ujarnya.
Tiga hingga Enam Bulan Pertama Sangat Krusial
Menurut Firman, fase awal bisnis membutuhkan disiplin tinggi dalam pengelolaan operasional dan keuangan.
Baca Juga: Pasar Cemas Kebijakan Ekspor Satu Pintu: Bisnis Dipolitisasi, Politik Dibisniskan
Pemilik usaha perlu menjaga arus kas, rutin mengevaluasi pembukuan, mempertahankan kualitas layanan, serta mendengarkan masukan pelanggan.
’’Dengan kombinasi perencanaan matang, eksekusi konsisten, dan evaluasi rutin, peluang usaha untuk bertahan dan berkembang akan jauh lebih besar,’’ lanjutnya. (*)
Editor : Chairunnisya