Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Peluang Warga Kalbar Nikmati Durian Tsunami Malaysia, Harga Musang King Anjlok hingga Agustus

Efprizan • Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:08 WIB
Warga setempat memilih durian di kios SS2 Durian House, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. (SIN CHEW DAILY/ASIA NEWS NETWORK)
Warga setempat memilih durian di kios SS2 Durian House, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. (SIN CHEW DAILY/ASIA NEWS NETWORK)

PONTIANAK POST -Warga Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia memiliki peluang menikmati durian premium Musang King dengan harga jauh lebih murah selama musim liburan pertengahan tahun, menyusul fenomena “durian tsunami” yang membuat pasokan melimpah dan harga durian di Negeri Jiran turun hingga Agustus 2026.

Kondisi ini membuka kesempatan bagi masyarakat Kalbar yang berkunjung ke Malaysia, terutama melalui jalur perbatasan darat, untuk menikmati durian premium yang biasanya dijual dengan harga tinggi.

Harga durian di Malaysia diperkirakan tetap rendah hingga Agustus 2026 menyusul panen raya yang memicu kelebihan pasokan atau dikenal sebagai fenomena “durian tsunami”, sehingga masyarakat dapat menikmati durian premium dengan harga jauh lebih terjangkau.

Fenomena tersebut terjadi karena produksi durian dari sejumlah negara bagian seperti Perak, Penang, dan Johor masuk ke pasar secara bersamaan, sehingga pasokan melimpah dan menekan harga jual, menurut Presiden Durian Manufacturers Association Malaysia, Eric Chan, dilansir The straitstimes.

Baca Juga: Bukan Sekadar Dijual Mentah, Durian Gunung Sembilan Diolah Jadi Produk Bernilai Lebih Tinggi

Harga durian varietas premium Musang King dilaporkan turun hingga sekitar RM9 atau setara Rp39 ribu per kilogram, meski pelaku industri menegaskan penurunan paling tajam terjadi pada buah dengan kualitas lebih rendah yang tidak memenuhi standar ekspor, terutama untuk pasar China.

Sejumlah konsumen memanfaatkan kondisi ini untuk menikmati durian premium yang biasanya dijual dengan harga lebih tinggi.

Lim Mei Ling, seorang pegawai administrasi berusia 34 tahun, mengatakan bahwa penurunan harga menjadi kesempatan langka untuk membeli Musang King tanpa harus mempertimbangkan biaya secara berlebihan.

Hal serupa disampaikan  Kelvin Tan yang rela bepergian dari Kuala Lumpur ke Raub bersama teman-temannya demi menikmati harga durian yang lebih murah selama musim panen berlangsung.

Baca Juga: Durian Gunung Sembilan Tembus Pasar Ketapang, Panen Melimpah Bawa Berkah bagi Petani Kayong Utara

Pasar Mengalami Koreksi Alami

Eric Chan menjelaskan bahwa kondisi saat ini merupakan koreksi pasar yang wajar setelah industri durian Malaysia mengalami pertumbuhan pesat selama satu dekade terakhir.

Menurutnya, kenaikan harga yang terjadi bertahun-tahun akhirnya diikuti fase penyesuaian ketika kapasitas produksi meningkat dan rantai pasok semakin matang.

Pemilik kebun durian Stephen Chow mengatakan buah berkualitas ekspor relatif tidak terlalu terdampak penurunan harga.

Ia menyebut durian Grade A dan AB yang memenuhi standar ekspor masih dipasarkan pada kisaran RM30 hingga RM40 per kilogram, sedangkan tekanan terbesar terjadi pada durian Grade C dan buah berukuran kecil.

Baca Juga: Pesona Durian Jemongko: Dari Singkawang ke Pontianak Demi Menyantap Durian

Petani Cari Cara Baru Menjangkau Konsumen

Melimpahnya produksi mendorong banyak petani dan pemilik kebun mencari saluran penjualan baru untuk mengurangi tekanan pasokan.

Menurut Stephen Chow, sejumlah kebun di Bentong dan Raub mulai menawarkan tur kebun, penjualan langsung, siaran langsung melalui TikTok, hingga paket makan durian sepuasnya.

Strategi tersebut tidak hanya membantu meningkatkan penjualan, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata durian yang menarik bagi pengunjung.

Sekretaris Jenderal Johor Fruit Farmers Association, Melvin Long, menjelaskan bahwa perluasan area tanam durian sejak 2015 hingga 2020 kini mulai menghasilkan produksi maksimal.

Baca Juga: Tak Perlu Ruang Rapat, Dua Gubernur Kalimantan Pilih Meja Durian untuk Bicara Kerja Sama

Ia menambahkan panen yang berlangsung serentak di beberapa wilayah serta kondisi cuaca yang mendukung membuat volume durian yang masuk ke pasar meningkat drastis dalam waktu singkat.

Meski demikian, Melvin Long menilai Musang King berkualitas tinggi yang memenuhi standar ekspor dan memiliki merek kuat masih akan bertahan sebagai produk premium.

Pelaku industri memperkirakan tekanan harga akan berlanjut sepanjang musim durian Juni hingga Agustus sebelum perlahan kembali stabil. (*)

Editor : Efprizan
#durian tsunami #wisata Malaysia #durian malaysia #musang king #malaysia