Menkeu Purbaya Sebut Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Dipangkas Lagi

Uray Ronald • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 22:56 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Antara)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Antara)

 

PONTIANAK POST - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah masih mengkaji strategi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun ini. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah kemungkinan penyesuaian atau penurunan alokasi anggaran setelah evaluasi pelaksanaan program.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin. Ia mengatakan pemerintah akan lebih dulu membahas strategi pelaksanaan program bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang sebelum menetapkan keputusan.

Baca Juga: Sebulan Benahi Tata Kelola MBG, Pemerintah Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dapur SPPG hingga Evaluasi Kecukupan Anggaran Program

Pemerintah Masih Menyusun Strategi

Purbaya mengaku belum dapat memastikan besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis.

"Saya mau ketemu (Kepala BGN) minggu-minggu ini, mau lihat seperti apa akhirnya strateginya dia untuk tahun ini. Tapi yang jelas kemungkinan ada penurunan," kata Purbaya.

Menurutnya, pembahasan dengan Badan Gizi Nasional diperlukan untuk memastikan strategi pelaksanaan program sebelum pemerintah menetapkan alokasi anggaran final.

Baca Juga: Anggaran MBG Rp268 Triliun Berpotensi Berkurang, Pemerintah Temukan Pembengkakan 6.877 Titik Dapur

Besaran Penurunan Belum Diputuskan

Purbaya menyampaikan pemerintah belum dapat menjelaskan besaran penurunan anggaran maupun faktor yang menjadi dasar pertimbangan penyesuaian tersebut.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan pagu anggaran Badan Gizi Nasional tahun 2026 sebesar Rp268 triliun, dengan sekitar Rp248 triliun dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis.

Anggaran tersebut merupakan hasil penyesuaian dari total anggaran yang semula dialokasikan sebesar Rp 335 triliun. Kini, pemerintah menyatakan besaran anggaran tersebut masih akan dievaluasi kembali.

Baca Juga: Kemenkeu Bentuk Tim Pengawas Anggaran MBG, Purbaya Jamin Tak akan Kongkalikong

Anggaran Pendidikan Dinilai Tidak Semestinya Terdampak

Menanggapi kemungkinan anggaran Program Makan Bergizi Gratis akan beririsan dengan dana pendidikan, Purbaya mengatakan belum memperoleh kepastian mengenai skema tersebut. 

"Enggak tahu, akan saya cek lagi. Tapi enggak mestinya sih," jelasnya.

Ia menilai anggaran pendidikan semestinya tidak terdampak oleh penyesuaian alokasi Program Makan Bergizi Gratis.

Keputusan Menunggu Pembahasan dengan BGN

Sebelumnya, muncul wacana penyesuaian anggaran MBG seiring evaluasi pelaksanaan program dan strategi pemerintah dalam menjaga efektivitas belanja negara.

Pemerintah menegaskan keputusan mengenai besaran anggaran Program Makan Bergizi Gratis akan ditetapkan setelah pembahasan lebih lanjut bersama Badan Gizi Nasional.

Purbaya juga meminta masyarakat untuk tidak lagi memandang negatif program MBG. Ia menegaskan bahwa penurunan anggaran ini bukan tanda kegagalan, melainkan proses evaluasi berkala.

Saat ini Presiden Prabowo Subianto sedang membenahi total tata kelola dan manajemen pelaksanaan program tersebut.

"Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi. Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka (BGN) membelanjakan uang," ucap Purbaya kepada awak media.

Purbaya menambahkan bahwa pemerintah pusat sangat terbuka terhadap berbagai kritik serta masukan konstruktif dari publik terkait pelaksanaan di lapangan.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara
Anggaran MBG menteri keuangan Makan Bergizi Gratis Purbaya Yudhi Sadewa badan gizi nasional