PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan sama-sama mempercepat pengembangan rute penerbangan langsung ke China sebagai strategi memperluas konektivitas internasional, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta membuka peluang lebih besar bagi perdagangan, investasi, dan ekspor komoditas unggulan daerah.
Di Kalimantan Barat, pemerintah menyiapkan pembukaan rute Pontianak menuju Beijing dan Guangzhou setelah penerbangan langsung Pontianak-Singapura berhasil direalisasikan.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan membidik pembukaan rute internasional dari Bandara Syamsudin Noor menuju Singapura dan China sebagai bagian dari pengembangan jaringan penerbangan internasional.
Kalbar Siapkan Rute Pontianak-China
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan pembukaan penerbangan langsung menuju China menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat posisi Kalbar sebagai gerbang internasional di wilayah barat Pulau Kalimantan.
Baca Juga: Bandara Singkawang Bidik Rute Baru ke Yogyakarta dan Surabaya, Minta Tambah Apron
"Kami sangat bersyukur penerbangan langsung Pontianak-Singapura sudah terwujud. Selanjutnya kami juga sedang menyiapkan pembukaan penerbangan langsung dari Pontianak menuju China, baik ke Beijing maupun Guangzhou," ujar Ria Norsan, dikutip dari Antara, baru-baru ini.
Menurut Norsan, kehadiran rute internasional akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan asal China ke berbagai destinasi unggulan Kalbar, seperti Kota Singkawang dan kawasan wisata alam maupun budaya.
Kargo Udara Jadi Peluang Baru Ekspor Kalbar
Selain sektor pariwisata, Ria Norsan menilai penerbangan langsung ke China akan membuka peluang besar bagi pengembangan logistik dan ekspor melalui layanan kargo udara.
Komoditas unggulan seperti ikan, udang, kepiting, lidah buaya, kelapa, serta berbagai hasil perkebunan dan pertanian berpotensi lebih cepat menjangkau pasar internasional sehingga kualitas produk tetap terjaga.
Ia mengajak pelaku usaha di Kalbar mempersiapkan produk sesuai standar internasional agar mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing ekspor daerah.
Kalsel Perluas Jaringan Penerbangan Internasional
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga terus memperluas jaringan penerbangan internasional melalui Bandara Syamsudin Noor.
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan M. Fitri Hernadi mengatakan saat ini Bandara Syamsudin Noor telah melayani penerbangan internasional menuju Kuala Lumpur yang dioperasikan dua maskapai.
"Saat ini, sejumlah maskapai mulai mempertimbangkan pembukaan rute ke Singapura, China, dan sekitarnya sebagai bagian dari pengembangan jaringan penerbangan internasional langsung dari Kalimantan Selatan," ujar Fitri Hernadi, dikutip dari Antara.
Baca Juga: Kinerja Singapore Airlines Melaju, Rute Scoot Pontianak Jadi Sorotan Baru
Menurutnya, pemerintah daerah bersama PT Angkasa Pura Indonesia terus mengoptimalkan status Bandara Syamsudin Noor sebagai bandara internasional agar mampu meningkatkan konektivitas luar negeri.
Fitri melanjutkan, penambahan rute internasional akan mendorong pertumbuhan sektor perhotelan, perdagangan, transportasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memperluas kerja sama ekonomi dengan berbagai negara.
Konektivitas Baru Perkuat Daya Saing Kalimantan
Langkah Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan membuka akses penerbangan langsung ke China menunjukkan semakin kuatnya komitmen kedua provinsi dalam meningkatkan daya saing kawasan melalui konektivitas udara.
Apabila rute-rute tersebut terealisasi, masyarakat akan memperoleh akses perjalanan yang lebih mudah, pelaku usaha memiliki jalur logistik yang lebih efisien, dan sektor pariwisata berpeluang menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.
Baca Juga: Scoot Buka Rute Pontianak-Singapura, Bandara Supadio Perluas Akses Internasional Kalbar
Pengembangan konektivitas ini juga diproyeksikan memperkuat posisi Pulau Kalimantan sebagai salah satu pusat perdagangan, investasi, dan ekspor di kawasan barat Indonesia. (*)
Editor : Efprizan