Tembus Jutaan Tayangan di Medsos, Tim Jejak Kapuas Juara QRIS Jelajah Kalbar dan Siap ke Nasional

Novantar Ramses Negara • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 15:18 WIB
Foto bersama para peserta dan juara dalam ajang Qris Jelajah Indonesia yang digelar oleh Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Barat pada Jumat (31/7). (NOVANTAR RAMSES NEGARA/PONTIANAK POST)
Foto bersama para peserta dan juara dalam ajang Qris Jelajah Indonesia yang digelar oleh Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Barat pada Jumat (31/7). (NOVANTAR RAMSES NEGARA/PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST – Tim Jejak Kapuas berhasil meraih juara pertama pada ajang QRIS Jelajah Indonesia (QJI) Kalimantan Barat 2026 dan akan mewakili Kalimantan Barat ke tingkat regional hingga nasional. Pengumuman pemenang disampaikan dalam Awarding Ceremony yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat di Aula Bank Indonesia Kalbar, Jumat (31/7).

Kompetisi tersebut menjadi penutup rangkaian QRIS Jelajah Indonesia 2026 sekaligus bentuk apresiasi kepada para peserta yang berkontribusi mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran digital.

Selama lima hari pelaksanaan, 15–19 Juli 2026, tujuh tim finalis, yakni Temet, Aoq Gas, Jejak Kapuas, Tiga Rasa Khatulistiwa, Choipay, Kemponan, dan Sipscan, menjalankan berbagai misi edukasi di Kota Pontianak, Kota Singkawang, dan Kabupaten Kubu Raya.

Baca Juga: PPATK: Perputaran Dana Judi Online Capai Rp40,3 Triliun, Mayoritas Transaksi Deposit Pakai QRIS

Berdasarkan hasil penilaian, Tim Jejak Kapuas keluar sebagai juara pertama, disusul Tim Choipay sebagai juara kedua dan Tim Sipscan di posisi ketiga.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, mengatakan QRIS telah menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus mendorong percepatan ekonomi digital.

"Perluasan penggunaan QRIS harus benar-benar terinternalisasi, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. QRIS merupakan game changer yang memungkinkan seluruh lapisan masyarakat mengakses layanan pembayaran digital secara mudah," ujarnya.

Menurut Doni, semakin luas penggunaan QRIS, semakin cepat pula perputaran uang di masyarakat yang pada akhirnya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: Dari Kerupuk Anai hingga Pekong Tua, Kreator Konten Kenalkan QRIS Sambil Promosikan Wisata Sungai Kakap

Ia menambahkan, QRIS kini tidak hanya digunakan di dalam negeri, tetapi juga telah terhubung dengan sistem pembayaran di sejumlah negara melalui skema cross-border, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.

"Apa yang dilakukan para peserta melalui QJI bukan sekadar mengikuti kompetisi, tetapi menjadi bagian dari upaya memperluas literasi keuangan digital di Kalimantan Barat," katanya.

Sementara itu, Koordinator Utama QJI Kalimantan Barat 2026, Maulana Ryan Nurfadila, mengungkapkan kegiatan tersebut berhasil menjangkau ratusan masyarakat melalui edukasi langsung di berbagai lokasi.

Secara keseluruhan, lebih dari 580 masyarakat mengikuti kegiatan edukasi yang dilaksanakan peserta, mulai dari kawasan Pasar Siantan, Pasar Flamboyan, hingga kegiatan bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).

Selain itu, kampanye digital yang dilakukan para peserta juga mencatat capaian signifikan. Konten edukasi mengenai QRIS yang diunggah seluruh tim menghasilkan lebih dari 1,46 juta tayangan dengan sekitar 31 ribu interaksi di berbagai platform media sosial.

Ryan berharap capaian tersebut mampu mempercepat peningkatan literasi pembayaran digital sekaligus memperluas penggunaan QRIS di Kalimantan Barat. (mse)

Editor : Miftahul Khair
Tim Jejak Kapuas QRIS Jelajah Kalbar bank indonesia nasional