Ekonomi Kalimantan Utara Tumbuh, Sektor Listrik dan Gas Melonjak Tertinggi

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:11 WIB
Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang saat meninjau lokasi pembangunan instalasi listrik. (ANTARA/HO-DKISP Kaltara).
Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang saat meninjau lokasi pembangunan instalasi listrik. (ANTARA/HO-DKISP Kaltara).

PONTIANAK POST- Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara mencatat perekonomian provinsi tersebut tumbuh 4,96 persen secara tahunan pada triwulan II 2026. Pertumbuhan itu terutama ditopang oleh lonjakan sektor pengadaan listrik dan gas serta meningkatnya investasi.

Kepala BPS Kalimantan Utara Mustaqim mengatakan sektor pengadaan listrik dan gas menjadi lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi, mencapai 190,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Dari sisi pengeluaran, investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) menjadi kontributor terbesar dengan pertumbuhan 20,18 persen," kata Mustaqim di Tanjung Selor, Kamis.

Selain tumbuh secara tahunan, ekonomi Kalimantan Utara juga menunjukkan perbaikan dibandingkan triwulan sebelumnya. Secara quarter to quarter, ekonomi meningkat 2,53 persen, didorong kembali oleh sektor pengadaan listrik dan gas yang tumbuh 182,66 persen serta investasi yang naik 27,19 persen.

Sepanjang semester I 2026, perekonomian Kalimantan Utara tercatat tumbuh 5,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurut Mustaqim, capaian tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi daerah tetap bergerak positif di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Kontribusi Ekonomi Masih Paling Kecil di Kalimantan

Mustaqim menjelaskan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Utara pada triwulan II 2026 atas dasar harga berlaku mencapai Rp42,47 triliun. Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan 2010 tercatat sebesar Rp19,79 triliun.

"Pertumbuhan ini menunjukkan aktivitas ekonomi daerah tetap terjaga di tengah berbagai dinamika ekonomi," ujarnya.

Meski mencatat pertumbuhan positif, kontribusi ekonomi Kalimantan Utara terhadap total perekonomian Pulau Kalimantan masih sebesar 8,04 persen, atau menjadi yang terkecil dibandingkan provinsi lainnya di pulau tersebut.

BPS juga mencatat Kalimantan Timur masih menjadi penyumbang terbesar terhadap perekonomian Pulau Kalimantan dengan kontribusi 46,70 persen. Sementara itu, untuk pertumbuhan ekonomi tahunan antarprovinsi, Kalimantan Barat mencatat laju pertumbuhan tertinggi sebesar 5,87 persen, disusul provinsi lainnya, termasuk Kalimantan Utara yang tetap mempertahankan tren pertumbuhan positif. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
sektor listrik Ekonomi investasi kalimantan utara bps