Bank Mandiri Salurkan KUR Rp25,63 Triliun, Jangkau 134.682 Debitur Baru

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:22 WIB
Bank Mandiri
Gedung Bank Mandiri (BMRI)

 

PONTIANAK POST – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (IDX: BMRI) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp25,63 triliun hingga Juli 2026. Angka tersebut setara 62,5 persen dari target penyaluran KUR sepanjang tahun ini.

Senior Vice President Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan mengatakan, akselerasi penyaluran pembiayaan tersebut tetap diikuti kualitas kredit yang terjaga.

“Di tengah akselerasi penyaluran tersebut, kualitas kredit tetap terjaga baik, yang mencerminkan pengelolaan risiko yang sehat sekaligus efektivitas pendampingan kepada pelaku usaha,” kata Bayu di Jakarta, Rabu (12/8).

Tak hanya memperluas pembiayaan, Bank Mandiri mencatat 56.043 debitur berhasil graduasi atau naik kelas ke skema pembiayaan yang lebih tinggi sepanjang Januari-Juli 2026.

Pada periode yang sama, perseroan juga menjangkau 134.682 debitur baru. Penambahan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Dorong Naik Kelas

Bertepatan dengan Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri menegaskan kembali komitmennya dalam mendorong UMKM tidak sekadar memperoleh pembiayaan, tetapi mampu mengembangkan kapasitas usaha.

Bayu mengatakan, keberhasilan pemberdayaan UMKM tidak hanya dapat diukur dari nilai kredit yang disalurkan. Indikator lainnya adalah kemampuan pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas pasar, dan berpindah ke skema pembiayaan yang lebih tinggi.

“Bagi kami, keberhasilan UMKM naik kelas merupakan indikator nyata bahwa pemberdayaan yang dilakukan memberikan dampak berkelanjutan bagi perekonomian nasional,” ujarnya.

Untuk mendukung proses tersebut, Bank Mandiri mengembangkan ekosistem yang menggabungkan pembiayaan, layanan transaksi digital, solusi pembayaran, serta pendampingan dan pemberdayaan usaha.

Perseroan juga memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, komunitas usaha, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing UMKM.

Komitmen tersebut turut dilakukan melalui sinergi Bank Mandiri dalam ekosistem Danantara, yang diarahkan untuk mengoptimalkan pembiayaan sektor produktif dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Ke depan, Bank Mandiri bakal terus memperluas kolaborasi dan inovasi untuk mempercepat lahirnya lebih banyak UMKM yang naik kelas, semakin kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penciptaan lapangan kerja maupun pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Bayu. (jpc)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
pembiayaan produktif Bank Mandiri UMKM BMRI KUR