Bulog Kalbar Siapkan 16.428 Ton Beras untuk Bantuan Pangan Semester II 2026, Minyak Goreng Nihil

Uray Ronald • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:22 WIB
Kepala Perum Bulog Kanwil Kalbar Rasiwan (Antara/Sucia Lucinda)
Kepala Perum Bulog Kanwil Kalbar Rasiwan (Antara/Sucia Lucinda)

 

PONTIANAK POST – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Barat menyiapkan 16.428 ton beras untuk bantuan pangan semester II 2026.

Bantuan tersebut akan disalurkan dalam tiga alokasi hingga akhir tahun. Penyaluran pertama telah dimulai pada Juli 2026.

Kepala Perum Bulog Kanwil Kalbar Rasiwan mengatakan setiap penerima manfaat akan memperoleh 10 kilogram beras pada setiap alokasi.

"Memasuki semester kedua ini, Bulog Kalbar menyiapkan penyaluran bantuan pangan sebanyak 16.428 ton beras. Bantuan tersebut akan disalurkan dalam tiga alokasi selama semester kedua 2026, dengan penyaluran pertama dimulai pada Juli," kata Rasiwan, Minggu (16/8).

Baca Juga: Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia, Pengiriman Melalui Entikong Kalbar

Bantuan Pangan Tidak Lagi Disertai Minyak Goreng

Rasiwan mengatakan bantuan pangan tersebut diberikan kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan pangan.

Bantuan juga diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Berbeda dengan skema sebelumnya, bantuan pangan pada tiga alokasi semester II 2026 tidak lagi disertai minyak goreng.

Setiap penerima manfaat mendapatkan 10 kilogram beras pada setiap alokasi penyaluran.

Baca Juga: Bulog Kejar Ekspor Beras ke Sarawak, Peluang Baru bagi Petani dan Perdagangan Kalbar

Stok Beras Bulog Kalbar 12.668 Ton

Bulog Kalbar memastikan ketersediaan beras untuk mendukung berbagai penugasan pemerintah dalam kondisi aman.

Penugasan tersebut mencakup bantuan pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Gerakan Pangan Murah (GPM), serta pemenuhan cadangan pangan pemerintah daerah.

"Untuk stok, kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat sangat aman, sangat cukup untuk melaksanakan penugasan," tutur Rasiwan.

Saat ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Bulog Kalbar mencapai 12.668 ton.

Selain stok di gudang, terdapat 16.797 ton beras yang masih dalam perjalanan. Sementara itu, stok beras premium tercatat sebanyak 272 ton.

Penyaluran Beras Semester I 2026

Pada semester I 2026, Bulog Kalbar telah menyalurkan 11.534 ton beras bantuan pangan.

Pada periode yang sama, penyaluran beras melalui program SPHP mencapai 18.197 ton. Sementara beras komersial yang telah disalurkan mencapai 4.471 ton.

Rasiwan mengatakan bantuan pangan diharapkan membantu penerima manfaat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Sementara itu, program SPHP dan GPM terus dimaksimalkan sebagai instrumen stabilisasi pasokan dan harga beras di tingkat masyarakat.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah di Entikong, 2 Ton Beras SPHP Habis Terjual dalam Sehari

Bulog Gandeng TNI dan Polri

Dalam pelaksanaan pasar murah, Bulog Kalbar menggandeng TNI, Polri, pemerintah daerah, perbankan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pangan dengan harga terjangkau.

Selain beras, Bulog juga melakukan intervensi terhadap komoditas minyak goreng melalui pasar dan jaringan SP2KP.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah menjaga harga minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700.

Bulog Kalbar Punya 10 Kompleks Gudang

Kesiapan distribusi juga didukung jaringan pergudangan Bulog di Kalbar.

Bulog Kalbar memiliki 10 kompleks gudang yang tersebar di lima kantor cabang. Kelima kantor cabang tersebut berada di Singkawang, Sambas, Sintang, Putussibau, dan Ketapang.

Dengan dukungan stok dan jaringan pergudangan tersebut, Bulog Kalbar memastikan penyaluran bantuan pangan serta program stabilisasi pasokan dan harga dapat terus berjalan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan dan mendukung ketahanan pangan masyarakat di Kalbar.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara
bantuan pangan 2026 bantuan pangan Kalbar 16.428 ton beras SPHP Kalbar BULOG KALBAR