Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Lyodra Margareta Ginting Rilis Album Kedua, Melangkah dengan Curahan Hati Gen Z

Miftahul Khair • Sabtu, 12 Oktober 2024 | 11:25 WIB
ALBUM BARU: Lyodra Ginting merilis album keduanya, Melangkah, kemarin (11/10) dini hari. 
ALBUM BARU: Lyodra Ginting merilis album keduanya, Melangkah, kemarin (11/10) dini hari. 

 

JAKARTA – Lyodra Margareta Ginting ”Melangkah” lebih jauh dalam kariernya. Pelantun Pesan Terakhir itu merilis album keduanya, Melangkah, Jumat (11/10) dini hari setelah beberapa jam sebelumnya menggelar listening session bersama media dan MyLyodra, para penggemarnya, di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (10/10) malam.

Lyodra, 21, menamai album keduanya Melangkah karena alasan personal. Jawara Indonesian Idol X itu mengaku lebih banyak terlibat dalam proses kreatif belakang layar, sebuah hal baru baginya. Menjadi penanda bahwa di album berisi delapan lagu itu, Lyodra telah selangkah lebih baik dalam mengembangkan dirinya sebagai penyanyi.

Bagaimana peran Lyodra di album kedua?

Aku dapat kesempatan untuk nulis lirik di beberapa lagu. Ada Sana Sini Mau, Malu Malu tapi Nyaman, dan Jangan Pernah Kembali. Aku juga ikut nentuin konsep album, tema, notasi, dan nada lagu. Ini jadi bukti bahwa aku sudah selangkah lebih maju.

Tiga lagu yang Lyodra tulis itu apa betul dari pengalaman pribadi?

Haha, iya. Aduh, aku takut dikulik nih. Tapi, ya, memang lagu-lagu itu personal buat aku. Di lagu-lagu lain, aku juga bersyukur didukung para songwriter dan komposer yang hebat. Ada Mas Yovie Widianto, Kak Ade Govinda, Mas Andi Rianto, Kak Mario G. Klau, dan Kak Clara Riva.

Apa sih yang membuat Lyodra mau menjadikan cerita pribadi dalam beberapa lagu di album kedua?

Menurutku, seru aja gitu curhat lewat lagu. Jadi, lagu-lagu yang aku tulis itu kayak curahan hati seorang gen Z lah, konsepnya. Pengalaman pribadi yang aku alami, hehe. Meskipun proses menulis lagu nggak selalu gampang, setelah dijalani cukup seru kok.

Lagu Sana Sini Mau yang Lyodra tulis punya genre dan tempo yang upbeat, berbeda dari lagu Lyodra yang kebanyakan pop balada. Mengapa Lyodra memasukkan lagu ini di album Melangkah?

Aku mau ada lagu yang sebenarnya liriknya soal sakit hati, tapi tetap upbeat. Lagu itu intinya kayak ungkapan ”kukira aku satu-satunya, ternyata salah satunya”, haha. Aku juga mau nunjukin sisi lain diri aku yang lebih boyish dan sebenarnya aku pun suka lagu dengan genre seperti Sana Sini Mau.

Baca Juga: Pj Gubernur Resmikan Rumah Hakka, Ikon Wisata Budaya dan Simbol Kesatuan

Lalu, bagaimana dengan lagu Jangan Pernah Kembali dan Malu Malu tapi Nyaman?

Konsep Jangan Pernah Kembali itu muncul setahun lalu, pas itu aku lagi merasa galau aja. Terus Malu Malu tapi Nyaman memang dikonsep dengan gaya musik dulu (era 2000-an, Red).

Setahun belakangan, selain mempersiapkan album, Lyodra sedang bersiap untuk konser Super Diva bulan depan. Bagaimana Lyodra bisa melalui itu semua?

Sejujurnya proses setahun belakangan ini agak chaos karena aku mempersiapkan album sekaligus konser Super Diva. Aku jujur merasa pusing. Tapi, untunglah semuanya bisa berjalan lancar. Aku sendiri nggak nyangka kalau album Melangkah bisa rilis tengah malam ini (11/10). Aku happy dan terharu sampai nangis bahagia.

Di antara MyLyodra yang datang, selain dari Indonesia, ada yang dari Malaysia lho. Gimana perasaan dan harapan Lyodra untuk pendengar dari luar Indonesia?

Wah, aku senang banget. Semoga suka, ya, sama album Melangkah.

Lyodra jadi ingin lebih menciptakan lagu sendiri setelah ini?

Oh iya. Aku sendiri sudah punya simpanan beberapa lagu ciptaan aku kok. Lalu, setelah album Melangkah, aku masih punya beberapa hal baru lagi selanjutnya. (*)

Editor : Miftahul Khair
#Melangkah #Lyodra #album