MEXICO CITY - Victoria Kjaer Theilvig, perwakilan Denmark, langsung terkejut dan bahkan membungkuk saat Mario Lopez, host malam puncak Miss Universe 2024 mengumumkan Denmark sebagai pemenang kontes ratu sejagat itu.
Theilvig mencetak sejarah dengan menjadi pemenang Miss Universe pertama dari Denmark. Gelar tersebut juga menjadi hadiah ulang tahunnya yang ke-21 pada 13 November lalu.
Atas kemenangannya dalam acara yang berlangsung di Arena CDMX, Mexico City, Sabtu (16/11) malam waktu setempat atau kemarin (17/11) siang, Theilvig menerima mahkota Light of Infinity dari Miss Universe 2023 Sheynnis Palacios. Perempuan yang pernah menjadi penari profesional itu berhasil unggul atas 124 kontestan lain.
Miss Universe 2024 bukanlah kontes kecantikan internasional pertama Theilvig. Pada 2022, dia mewakili Denmark dalam kontes Miss Grand International 2022 yang diadakan di Indonesia. Saat itu, Theilvig hanya masuk 20 besar. September lalu, organisasi Miss Denmark Organization menunjuknya secara langsung untuk mewakili Denmark di ajang Miss Universe 2024.
Dalam jumpa pers usai penobatannya, Theilvig berterima kasih atas siapapun yang mendukungnya selama Miss Universe 2024. “Aku sangat siap untuk ini, ini adalah mimpiku sejak lama,” ujar perempuan yang pernah mengikuti kejuaran tari tingkat dunia itu sebagaimana dikutip dari ABS-CBN News.
Theilvig berkomitmen menggunakan gelar dan masa jabatannya untuk memberi inspirasi dan bersuara bagi mereka yang membutuhkan. “Aku akan menggunakan platformku untuk memberi kesadaran bahwa tidak apa-apa bila kalian merasa tidak baik-baik saja. Kita harus merengkuh perasaan itu dan mengubahnya menjadi hal positif,” papar perempuan asal Søborg itu.
Theilvig juga ingin menggunakan latar belakang pendidikannya untuk advokasi sebagai Miss Universe 2024. Yakni, enterpreneuship untuk perempuan dengan cara mentorship. “Aku percaya bahwa memberdayakan perempuan bisa meruntuhkan hambatan,” ujar sarjana bidang bisnis dan pemasaran Lyngby Handelsgymnasium itu sebagaimana dikutip Latin Times.
Perempuan yang bekerja di bisnis berlian itu juga peduli kesejahteraan hewan. Dalam program Voice for Change di Miss Universe 2024, Theilvig mengangkat isu tersebut. Memberi suara pada makhluk yang tak bisa bicara menjadi prinsipnya. “Perlindungan hewan juga penting untuk Tujuan Pembangunan Keberlanjutan PBB untuk kondisi planet yang lebih sehat,” jelas perempuan yang juga ingin menjadi pengacara itu.
Sementara itu, wakil Indonesia Clara Shafira Krebs belum beruntung. Langkah Miss Universe Indonesia 2024 itu terhenti pada final kemarin, dimana dia tidak masuk dalam jajaran 30 besar Miss Universe 2024. Clara sendiri memiliki platform Our Safe Space sebagai advokasinya untuk kesehatan mental. (len)
Editor : Miftahul Khair